Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Suwiknyo
Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, menyediakan dana sebesar Rp200 juta untuk perbaikan jalan berlubang di Kabupaten Malang. Pemkab menggunakan skema tambal sulam.
Tak hanya itu, Pemkab Malang juga menyediakan dana sebesar Rp11,5 miliar untuk peningkatan kualitas jalan.
Pasalnya, terdapat sejumlah ruas jalan yang mulai rusak di Kabupaten Malang, seiring datangnya musim hujan. Misalanya ruas jalan dari ibu Kota Kecamatan Gondanglegi menuju Ketawang.
Jalan berlubang tersebut sangat membahayakan pengendara. Terutama pengendara roda 2.
Minimnya penerangan jalan, juga membuat pengendara harus ekstra hati-hati karena jalan berlubang tak terlihat saat malam hari.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPU BM) Kabupaten Malang, Suwiknyo, mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeliharaan jalan yang mulai rusak seiring datangnya musim hujan.
"Kami selalu memonitor kerusakan jalan, misalnya jalur menuju pertigaan Krebet, termasuk jalan menuju Gondanglegi", kata Suwiknyo, Selasa (15/11/2022).
"Sebab jalan Krebet-Gondanglegi, diproyeksikan untuk menunjang akses Tol Malang-Kepanjen", tambahnya.
Jalan tersebut, lanjut dia, ditarget rampung pada Desember 2022. Oleh karenanya, pengerjaan terus dikebut. Sementara anggaran yang digunakan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PUPR.
Menurut Suwiknyo, terdapat berbagai pertimbangan terkait pengerjaan ruas jalan Krebet - Gondanglegi. Diantaranya, atensi Bupati Malang dan rencana besar lain Pemerintah Pusat.
Selain itu, jalan tersebut mempunyai peranan strategis dalam menopang rencana peningkatan status jalan Gondanglegi-Bantur yang akan menjadi jalan nasional.
"Ruas jalan raya Krebet - Gondanglegi, juga mempunyai peran cukup vital, seperti tingkat lalu lintas yang cukup padat", pungkasnya.
(Pewarta : Edy)








