LTMNU Berharap Pemkab Karanganyar Fasilitasi Takmir Masjid Agar Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 17/11/2022 - 15:57
Audiensi Lembaga Takmir Masjid Nahdatul Ulama (LTMNU) di gedung DPRD  setempat, Rabu (16/11/2022).

Audiensi Lembaga Takmir Masjid Nahdatul Ulama (LTMNU) di gedung DPRD setempat, Rabu (16/11/2022).

Klikwarta.com, Karanganyar - Lembaga Takmir Masjid Nahdatul Ulama (LTMNU) di Kabupaten Karanganyar meminta perhatian pemerintah setempat untuk mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada mereka terkait hal kesehatan, ketenaga kerjaan maupun kesejahteraan bagi mereka.

Sejumlah perwakilan dari lembaga takmir atau pengurus masjid itu pun berharap wakil rakyat di DPRD Kabupaten Karanganyar untuk bisa penyambung aspirasi yang saat ini tengah mereka perjuangkan.

"Kami menilai bahwa Pemkab Karanganyar belum memberikan perhatian bagi takmir masjid yang ada di Karanganyar. Terutama, terkait BPJS Ketenagakerjaan, karena selama ini yang sudah tercover adalah pekerja maupun buruh atau pun pekerja resmi. Sementara takmir yang sudah berpuluh tahun mengurusi masjid belum ada sama sekali," ungkap Ketua LTMNU Karanganyar, Kyai Jumhari kepada wartawan, pada Rabu (16/11/2022).

Melalui audiensi di DPRD yang menghadirkan BPJS Ketenagakerjaan secara langsung, para takmir berharap ada formulasi khusus, sehingga apa yang diharapkan takmir masjid dapat terpenuhi oleh Pemkab Karanganyar.

"Kami kira anggaran BPJS Ketenagakerjaan ini tidak sebesar dengan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, kami berharap usulan ini bisa dipenuhi oleh pemerintah," imbuhnya. 

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Anung Marwoko, usai memimpin jalannya audiensi menyatakan bahwa keluhan dari pihak Lembaga Takmir Masjid NU agar mereka tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan merupakan usulan yang murni.

Anung selaku wakil rakyat menyampaikan bahwa pihaknya akan memperjuangkan dan mendorong Pemkab Karanganyar agar para takmir masjid dapat tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan.. 

"Kita ketahui bersama jika selama ini  untuk takmir masjid belum ada fasilitas untuk memudahkan dan memberi rasa aman bagi mereka. Tidak hanya untuk masjid NU, tapi semua takmir masjid yang ada di Kabupaten Karanganyar agar juga bisa tercover BPJS Ketenagakerjaan. Saya kira untuk anggaran bisa ditata," jelas Anung Marwoko. 

Oleh karena itu, politisi Partai Golkar Karanganyar itu mendorong Pemerintah Kabupaten untuk bisa memfasilitasi para takmir masjid. 

"Untuk pendataan, saya kira Pemkab Karanganyar juga sudah memiliki data riil. Tinggal bagaimana merumuskan agar BPJS Ketenagakerjaan ini bisa tercover bagi para takmir masjid. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk para kyai dan takmir masjid di Karanganyar," pungkasnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait