Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Rakor Komcad dan Komponen Pendukung Dalam Sishanta di Wilayah Sulut

Kamis, 07/08/2025 - 12:30
Pangdam XIII Merdeka (Tengah) saat menghadiri rakor Komcad dan Komponen Pendukung Sishanta

Pangdam XIII Merdeka (Tengah) saat menghadiri rakor Komcad dan Komponen Pendukung Sishanta

Manado, Klikwarta.com - Panglima Kodam XIII/Merdeka (Pangdam), Mayjen TNI Suhardi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI di  Ball Room Hotel Four Points Manado. Rabu, (6/8/25). 

Kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan jajaran Forkompinda serta kepala daerah Se-provinsi Sulut tersebut mengangkat tema "Penguatan Komponen Cadangan dan Komponen Pendukung dalam Mendukung Sistem Pertahanan Semesta di Wilayah Sulawesi Utara".

Kapendam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi, S.I.P mengatakan Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi dalam keterangannya mengungkapkan bahwa pentingnya kesiapsiagaan suatu daerah dalam menghadapi dinamika keamanan, potensi ancaman militer, serta perkembangan teknologi yang memerlukan rencana matang dan sumber daya manusia yang tangguh. Oleh karena itu, wilayah ini perlu memperkuat pertahanannya melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. 

"Ancaman dalam bentuk apapun merupakan tanggung jawab bersama, oleh sebab itu peran strategis Pemda dan para stakeholder dalam membina dan membentuk komponen-komponen cadangan dan pendukung diperlukan guna memperkuat TNI sebagai Komponen Utama di dalam sistem pertahanan Negara," Ujar Pangdam Mayjen Suhardi 

Lebih lanjut Pangdam mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pertahanan semesta melalui keterlibatan aktif dalam penguatan Komcad dan Komponen Pendukung, termasuk perekrutan, pelatihan, serta penyediaan logistik dan fasilitas pelatihan. 

"Kami di Kodam XIII/Merdeka siap mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam membina dan memperkuat komponen pertahanan,"Kata Pangdam.

Kapendam juga mengatakan kegiatan rakor tersebut ditutup dengan ajakan untuk terus memperkuat sinergi antarinstansi dan masyarakat demi menciptakan sistem pertahanan yang kokoh dan adaptif terhadap berbagai tantangan zaman. (*)

Berita Terkait