Lebaran Depok 2026, Festival Budaya dan Pesta Rakyat Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 19/04/2026 - 04:12
Proses memasak dodol betawi dengan mengaduk

Proses memasak dodol betawi dengan mengaduk

Klikwarta.com, Depok - Lebaran Depok 2026 kembali digelar pada 5 hingga 9 Mei 2026 di Alun-Alun Timur Grand Depok City (GDC), Cilodong, dengan mengusung tema “Depok Rumah Kita.”

Festival budaya tahunan yang kini memasuki penyelenggaraan ke-8 tersebut menjadi momentum penting untuk mengenalkan sejarah, tradisi dan keberagaman budaya kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Depok. Minggu (19/4/2026)

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi yang kuat melalui pelestarian budaya lokal khas Depok. Sejumlah tradisi seperti Ngubek Empang, yakni kegiatan menangkap ikan bersama di empang, serta Ngaduk Dodol, proses memasak dodol secara gotong royong, menjadi sarana pembelajaran mengenai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Selain budaya lokal, masyarakat juga diajak mengenal kekayaan budaya Indonesia melalui Pawai Budaya Nusantara yang akan digelar pada 9 Mei 2026. Berbagai penampilan seni dan busana adat dari beragam daerah di Indonesia diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air serta memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman.

Tak hanya itu, festival ini juga menghadirkan bazar UMKM yang memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk unggulan mereka.

Kehadiran bazar tersebut sekaligus menjadi sarana mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal.

.

Rangkaian acara Lebaran Depok 2026 juga tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Tapos, Cipayung, dan Bojongsari, sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai penjuru kota.

Lebaran Depok 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Kumpulan Orang-orang Depok (KOOD) bersama Pemerintah Kota Depok. 

Sinergi tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya akan semakin kuat apabila dilakukan bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah.

Ke depan, penyelenggaraan Lebaran Depok diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu menjadi penggerak pembangunan berbasis budaya yang berkelanjutan. 

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami akar sejarah Kota Depok, mencintai tradisi lokal, serta memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Kota Depok memiliki peran strategis melalui kebijakan yang berpihak pada pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi kreatif, serta penguatan ruang publik sebagai pusat aktivitas masyarakat. 

.

Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pembinaan sanggar seni, fasilitasi pelaku UMKM, pengembangan kalender event daerah, hingga pengintegrasian muatan budaya lokal dalam pendidikan dan kegiatan kepemudaan.

Selain itu, kolaborasi lintas stakeholder menjadi kunci keberhasilan. Keterlibatan komunitas budaya, pelaku usaha, akademisi, media, tokoh masyarakat, hingga generasi muda perlu terus diperkuat agar Lebaran Depok semakin berkembang dan memiliki dampak luas. 

Dunia usaha dapat berperan melalui dukungan promosi dan sponsor, sementara komunitas serta akademisi dapat membantu riset, dokumentasi, dan inovasi pengemasan budaya yang lebih menarik.

Dengan semangat “Depok Rumah Kita,” Lebaran Depok 2026 diharapkan mampu menjadi ikon wisata budaya unggulan Kota Depok yang dikenal secara nasional, memperkuat identitas daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Depok sebagai kota modern yang tetap berakar pada nilai budaya dan kebersamaan.

(Pewarta : Arif)

Berita Terkait