Walikota Depok Supian Suri
Klikwarta.com, Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bergerak cepat menangani kekurangan meubeler di SMP Negeri 3 Depok pascarenovasi gedung sekolah tersebut. Meski renovasi telah rampung pada 2025, belum seluruh ruang kelas terpenuhi kebutuhan meubelernya.
Wali Kota Depok, H. Supian Suri, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah dengan meminta dukungan Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Depok melalui program corporate social responsibility (CSR) untuk membantu pengadaan meubeler di sekolah tersebut.
Renovasi SMPN 3 Depok sendiri menelan anggaran sebesar Rp28 miliar yang bersumber dari APBD Kota Depok Tahun 2025. Namun, anggaran tersebut tidak mencakup pengadaan meubeler, sehingga masih terdapat ruang kelas yang belum terfasilitasi secara optimal.
“Ya, kemarin memang saya sampaikan, di SMPN 3 ini belum semua ruang kelas terfasilitasi meubelernya,” ujar Supian Suri saat ditemui pada Kamis (22/1/2026).
Ia mengakui, dari sekitar 17 ruang kelas yang ada, baru 10 ruang kelas yang akan dilengkapi meubeler melalui bantuan CSR Bank BJB Depok.
“Memang belum bisa kita lengkapi semuanya. Dari sekitar 17 kelas, 10 kelas sudah bisa kita fasilitasi lewat CSR Bank BJB,” jelasnya.
Untuk sisa ruang kelas yang belum terpenuhi, Pemkot Depok berencana menganggarkannya melalui perubahan anggaran agar kebutuhan sarana belajar siswa dapat segera terpenuhi.
“Selebihnya nanti kita kejar di perubahan anggaran,” tegas Supian.
Selain itu, Pemkot Depok juga masih terus berkoordinasi dengan pihak BJB untuk kemungkinan tambahan bantuan meubeler. Diharapkan, persoalan ini dapat segera diselesaikan sehingga proses belajar mengajar di SMPN 3 Depok berjalan lebih nyaman dan optimal.
“Kemarin juga saya minta dukungan tambahan dari BJB, saat ini masih berproses. Mudah-mudahan semuanya bisa segera terpenuhi,” pungkasnya.
(Kontributor: Arif)







