PT Ekamas Fortuna Gandeng Sekolah, Dorong Remaja Pagak Hindari Pernikahan Dini

Senin, 12/10/2026 - 17:50
PT Ekamas Fortuna Gandeng Sekolah, Dorong Remaja Pagak Hindari Pernikahan Dini

PT Ekamas Fortuna Gandeng Sekolah, Dorong Remaja Pagak Hindari Pernikahan Dini

Klikwarta.com, Malang - SMP Negeri 3 Satu Atap (Satap) Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggelar kegiatan penerimaan rapor tengah semester gasal tahun ajaran 2026/2027, Senin (12/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Remaja Sehat, Sekolah Kuat, Masa Depan Hebat” tersebut tidak hanya menjadi sarana evaluasi hasil belajar siswa, tetapi juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini dan pentingnya keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda.

Acara yang berlangsung di SMPN 3 Satu Atap Pagak, Jalan Giri Nomor 38, Desa Sumberkerto, Kecamatan Pagak, itu dihadiri para wali murid serta perwakilan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Ekamas Fortuna, Adi Y dan Ariesa.

PT Ekamas Fortuna yang berlokasi di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan remaja.

Manager Public Affairs and License PT Ekamas Fortuna, Afif Nur Rokhman, mengatakan edukasi mengenai pernikahan dini penting diberikan kepada para siswa sejak dini. Menurut dia, remaja merupakan generasi penerus yang memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita melalui pendidikan.

Afif menjelaskan, keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut juga didasarkan pada kondisi sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat sekitar.

Pihaknya berupaya menyesuaikan program edukasi dengan kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan pernikahan dini yang menjadi perhatian pihak sekolah.

“Jadi, kami menyesuaikan dengan fenomena yang ada di sekitar. Berdasarkan informasi dari kepala sekolah, memang di daerah sini cukup banyak terjadi hal seperti itu,” ujar Afif kepada media Klikwarta, Senin (12/10/2026).

Ia berharap kegiatan edukasi tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan dan mempertimbangkan berbagai konsekuensi sebelum mengambil keputusan untuk menikah pada usia dini.

Afif menilai, pernikahan dini menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama karena dapat memengaruhi kesempatan remaja untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan diri.

Menurut dia, masa remaja merupakan periode penting untuk membangun pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan mental dalam menghadapi masa depan.

Karena itu, para siswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin dan menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.

“Harapan kami, adik-adik ini bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik sampai selesai dan tidak putus sekolah,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan dari keluarga, sekolah, masyarakat, serta dunia usaha diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang remaja.

Melalui kegiatan penerimaan rapor tengah semester yang disertai edukasi tersebut, diharapkan para siswa dan wali murid semakin memahami pentingnya pendidikan serta perlunya mencegah pernikahan dini.

Sinergi antara sekolah, orang tua, dan pihak perusahaan diharapkan dapat membantu mewujudkan generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan memiliki kesiapan untuk merencanakan masa depan secara lebih baik.(edy)

Berita Terkait