Vaksinasi Booster Efektif Cegah Laju Kenaikan Corona

Senin, 19/09/2022 - 13:50
ilustrasi
ilustrasi

Oleh : Savira Ayu )*

Vaksinasi adalah syarat mutlak dalam menghadapi masa pandemi. Vaksin Corona diberikan sampai 3 dosis (booster) untuk menyempurnakan imunitas tubuh. Terlebih ketika kasus Corona kembali naik, maka vaksinasi booster bisa menahan keganasan virus ini. Makin banyak orang yang booster maka makin bagus, karena akan terbentuk kekebalan kelompok, dan menekan kasus Corona di Indonesia.

Pandemi sudah terjadi selama lebih dari 2 tahun tetapi Corona masih ada di Indonesia. Bahkan belakangan kasus Covid-19 naik lagi dan jumlah pasiennya mencapai 4.710 orang perharinya (data per 27 Agustus 2022). Kenaikan ini tentu mengkhawatirkan, karena kasus Corona sempat turun dan pasiennya hanya ratusan orang per harinya. Namun gara-gara virus Covid-19 varian Omicron Subvarian Centaurus,  angka pasien Corona jadi melonjak lagi.

Untuk mencegah kenaikan kasus Corona maka masyarakat harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi sampai 3 kali atau booster. Jika sudah divaksin booster maka imunitas tubuh akan lebih sempurna, sehingga tidak mudah tertular Corona. Kasus covid-19 bisa terkendali dan jumlah pasiennya bisa ditekan sampai menyentuh angka 0 per harinya, dan pandemi akan berakhir.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Corona, Dokter Reisa Broto Asmoro, menyatakan bahwa masyarakat harus segera vaksin booster untuk menghadapi kenaikan kasus Corona di Indonesia. Pada pertengahan tahun 2022, cakupan vaksinasi booster masih 22% (baru 48 juta penduduk Indonesia yang sudah vaksin secara lengkap). Padahal cakupan vaksinasi untuk dosis kedua sudah lebih dari 80%. Kesadaran masyarakat untuk suntik vaksin booster harus ditingkatkan. Masyarakat tidak bisa sehat sendirian tapi sehat untuk semua.

Masih banyak orang yang mengira bahwa dengan 2 kali vaksin akan aman dari Corona. Padahal booster juga penting untuk meningkatkan imunitas tubuh. Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster maka kesadaran masyarakat harus ditingkatkan. Caranya selain dengan edukasi langsung (door to door) atau mencari RS terdekat atau pihak swasta untuk dibooster.

Jika semua WNI yang berusia di atas 18 tahun sudah dibooster, maka cakupan vaksinasinya mencapai lebih dari 60%. Dengan demikian, kekebalan kelompok akan terbentuk. Status pandemi akan diakhiri dengan cepat dan berganti menjadi endemi. Kekebalan ini yang dibutuhkan untuk mengendalikan kenaikan kasus Corona, dan melawan virus covid-19 varian omicron dan varian lainnya.

Untuk menekan laju kenaikan kasus Corona maka jalannya adalah dengan menggalakkan booster di tengah masyarakat. Caranya dengan sosialisasi, bahwa booster itu wajib. Jangan hanya puas dengan 2 kali suntikan vaksin. Bisa juga dengan metode vaksinasi door to door sehingga pesertanya lebih banyak, karena petugas kesehatan yang mendatangi pemukiman masyarakat.

Akibat pandemi berkepanjangan akan berbahaya karena berefek pula pada perekonomian Indonesia. Masyarakat tentu tidak mau terjadi resesi gara-gara pandemi global. Oleh karena itu mereka harus disadarkan akan pentingnya booster, demi menekan laju pasien Corona, dan menyehatkan perekonomian negara.

Vaksin booster amat penting dalam melawan keganasan Corona dan menurunkan jumlah pasien per harinya. Segera lakukan booster 3 bulan setelah vaksin dosis kedua, atau bisa dengan melihat jadwal pastinya di aplikasi Peduli Lindungi. Booster berfungsi untuk melindungi tubuh dari Corona, dan lengkapi juga dengan kedisiplinan dalam meningkatkan protokol kesehatan.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Related News