Kementerian Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Bank Indomesia resmikan Signature Moment Indonesia Travel Pack (ITP) 2026 dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo 2026, Jakarta International Convention Center, Sabtu (26/9/2026)
Klikwarta.com, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkolaborasi dengan Bank Indonesia meresmikan Signature Moment Indonesia Travel Pack (ITP) 2026 dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Inisiatif strategis ini hadir untuk memperkuat konektivitas keuangan digital antarnegara sekaligus membuka jalan bagi produk ekonomi kreatif lokal menembus rantai nilai global.
Indonesia Travel Pack (ITP) 2026 merupakan solusi integratif yang menggabungkan panduan informasi destinasi, layanan pembayaran berbasis QRIS antarnegara, dan akses konektivitas bagi wisatawan mancanegara. Lewat fitur utama Explore, Buy, dan Connect, wisatawan dapat merencanakan perjalanan sekaligus bertransaksi di ekosistem ekraf dan UMKM lokal secara aman dan praktis sejak sebelum tiba di Tanah Air.
“Ini adalah salah satu bagian dari kolaborasi kita bersama Bank Indonesia untuk mencapai sesuatu yang luar biasa, yaitu bagaimana kita terhubung dengan sistem pembayaran digital. Ketika konektivitas digital dan pembayaran semakin mudah, maka produk kreatif Indonesia, kuliner, dan berbagai pengalaman lokal dapat semakin dikenal oleh dunia,” ujar Wamen Ekraf Irene Umar dalam FEKDI x IFSE 2026, Sabtu (26/9).
Wamen Ekraf menambahkan, inklusivitas teknologi harus menjangkau seluruh tingkatan pelaku usaha, khususnya sektor UMKM dan komunitas kreatif di daerah.
“Saya berharap Indonesia Travel Pack ini bukan hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan, tetapi juga menjadi ruang bagi warung-warung lokal, UMKM, dan komunitas kreatif di berbagai daerah untuk mendapatkan panggung yang sama dalam memperkenalkan produk terbaik Indonesia,” tambah Irene.
Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman menyampaikan bahwa penguatan konektivitas pembayaran antarnegara menjadi kunci utama mendorong efisiensi mobilitas wisman serta meningkatkan perputaran ekonomi sektor pariwisata.
“Bagaimana kita mempermudah wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia, melakukan transaksi, dan meningkatkan aktivitas ekonomi mereka menjadi bagian penting dari transformasi digital. Melalui QRIS antarnegara dan Indonesia Travel Pack, kita menghadirkan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan terpercaya,” ujar Aida S. Budiman.
Selain meluncurkan ITP 2026, Wamen Ekraf Irene Umar meninjau area Digitalent Expo 2026 guna mendalami potensi talenta digital muda serta mendorong sinergi antara inovasi teknologi dan industri kreatif. Dalam kunjungannya, Wamen Irene Umar berdiskusi dengan para finalis PIDI Digdaya x Hackathon 2026 , serta menyempatkan bermain board game lokal di booth Ekraf bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia Angga Raka Prabowo, dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta.
Rangkaian FEKDI x IFSE 2026 yang berlangsung pada 24–26 September 2026 diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama Kemenko Perekonomian dan OJK, serta didukung oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Mengusung tema ‘Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional’, forum ini mempertegas komitmen lintas sektor dalam mempercepat transformasi digital nasional
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata Masruroh; Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah; Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati; serta Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso. Turut mendampingi Wamen Ekraf dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia Angga Raka Prabowo, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam, serta Direktur Kreativitas Teknologi Dandy Yudha. (**)








