Kapolres Blitar Mendadak Temui Mahasiswa yang Akan Aksi Penolakan Kenaikan Harga BBM

Selasa, 06/09/2022 - 17:00
Situasi Pertemuan Kapolres Blitar, Dandim 0808/Blitar, dan Jajaran Pemkab Blitar dengan Mahasiswa yang Akan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Situasi Pertemuan Kapolres Blitar, Dandim 0808/Blitar, dan Jajaran Pemkab Blitar dengan Mahasiswa yang Akan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom mengadakan pertemuan dengan mahasiswa yang akan melakukan aksi bersama menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 8 September 2022 atau H-2 acara yang bakal digelar di depan kantor DPRD Kabupaten Blitar.

Pertemuan Kapolres Blitar bersama para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Islam Blitar ini berlangsung di salah satu rumah makan di Kota Blitar, Selasa (6/9/2022). 

Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom menemui mahasiswa yang akan mengadakan aksi itu didampingi Dandim 0808/Blitar, Sekretaris Bakesbangpol Pemkab Blitar Julison dan perwakilan dari Dinsos Kabupaten Blitar. 

Lalu apa yang dibahas Kapolres Aditya dengan para mahasiswa itu, ia mengaku pertemuan itu hanya pertemuan rutinan setiap bulan saja yang menjadi wadah Polres Blitar untuk komunikasi dan silaturahmi dengan organisasi kemahasiswaan maupun mahasiswa.

"Kami melaksanakan kegiatan diagram, diagram itu dialog bersama mahasiswa. Dalam forum komunikasi ini kita juga selalu berkomunikasi dengan baik dengan rekan mahasiswa agar kita ada persamaan persepsi dalam melakukan kegiatan contohnya pada saat melakukan penyampaian pendapat di muka umum itu kita juga ingatkan supaya dilakukan dengan kondusif dan tidak anarkis," ucap Aditya. 

Dikonfirmasi apakah pertemuan dengan mahasiswa yang akan demo tolak kenaikan BBM itu sebagai upaya pengkondisian atau penggembosan terkait aksi meski dikemas dengan acara Diagram (Dialog Bersama Mahasiswa) ? Aditya tetap menegaskan acara pertemuannya dengan para mahasiswa ini hanya kegiatan rutin.

"Tidak, kegiatan ini sudah rutin kita laksanakan setiap bulan dan kebetulan hari ini banyak yang disampaikan mahasiswa terkait kebijakan pemerintah penyesuaian harga BBM," tukasnya.

Kemudian kepada Ketua HMI Cabang Blitar Rio Adi Saputra Payer, Pewarta Klikwarta.com mencoba bertanya bagaimana menjaga etika moral pergerakan ketika akan mengadakan aksi, namun sebelum aksi itu pihaknya memenuhi undangan salah satu elemen pemerintahan dimana pemerintah itu sendiri yang akan ia demo ?

Rio menjawab pertemuan dengan Kapolres Blitar bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar itu hanya sharing diskusi terkait isu nasional dan kedaerahan. Untuk aksi tolak kenaikan harga BBM, Rio memastikan pihaknya dengan Aliansi Mahasiswa Islam Blitar akan tetap menggelar aksi tersebut. 

"Pihak kepolisian mengizinkan aksi turun ke jalan dengan catatan harus kondusif, namun kita tetap menyuarakan apa yang menjadi harapan masyarakat. Untuk estimasi masa nanti total 150an akan mengikuti aksi besok," ungkapnya.

(Pewarta : Faisal NR)

Related News