KRI Nala-363 Bawa 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Standar di Koarmada II, 30 Selamat 2 Meninggal Dunia

Senin, 03/08/2026 - 18:56
Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo N.S

Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo N.S

Klikwarta.com, Jakarta - Unsur TNI AL KRI Nala-363 yang membawa 32 korban evakuasi insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah sandar di Dermaga Madura Koarmada II, Senin (3/8). Dari jumlah tersebut, 30 orang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat, sementara dua orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kedatangan KRI Nala-363 disambut langsung oleh Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo N.S., unsur Polri, serta personel Basarnas. Setelah kapal sandar di dermaga, seluruh korban segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis dan penanganan lebih lanjut.

Pangkoarmada II menjelaskan bahwa KRI Nala-363 melaksanakan operasi bantuan SAR bersama Tim SAR Gabungan dengan mengevakuasi korban dari beberapa kapal yang lebih dahulu memberikan pertolongan di lokasi kejadian. Proses tersebut merupakan bagian dari sinergi antarunsur dalam mempercepat penyelamatan korban insiden kebakaran kapal.

Dalam mendukung operasi kemanusiaan tersebut, TNI Angkatan Laut juga mengerahkan KRI Bung Hatta-370, serta pesawat udara NC 212-200 Aviocar U-6206. Pengerahan unsur laut dan udara ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia.

Hingga saat ini, KRI Bung Hatta-370 masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan patroli dan mendukung kelanjutan operasi SAR bersama Tim SAR Gabungan. TNI AL melalui Koarmada II akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait guna mengoptimalkan proses pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban.

TNI AL akan terus menggerakkan unsurnya dalam evakuasi korban insiden kebakaran ini. Hal tersebut merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (**) 

Berita Terkait