Menkeu bersama Menteri PUPR Tinjau Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo

Senin, 27/02/2023 - 23:00
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PUPR Mochamad Basuki Hadimoeljono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor PT Adhi Karya, Ngasem, Colomadu, Karanganyar, Senin (27/2/2023).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PUPR Mochamad Basuki Hadimoeljono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor PT Adhi Karya, Ngasem, Colomadu, Karanganyar, Senin (27/2/2023).

Klikwarta.com, Karanganyar - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Mochamad Basuki Hadimoeljono melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kantor PT Adhi Karya, Ngasem, Colomadu, Karanganyar, Senin (27/2/2023). 

Kedua menteri tersebut, sekaligus meninjau progres pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo,

Hadir pula dalam kegiatan kunjungan kerja kedua menteri tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Walikota Solo Gibran Rakabuming, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Bupati Klaten Sri Mulyani. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dalam sambutannya, berharap proyek Tol Solo-Jogja-Kulonprogo ini segera dapat diselesaikan dengan baik.

Ganjar menyampaikan perlunya bantuan pemerintah daerah agar proses ganti untung juga segera terselesaikan. Hal itu, perlu adanya komunikasi antara bupati maupun walikota dengan masyarakat agar uang ganti untung bisa bermanfaat. 

“Mohon Bupati dan Walikota bisa berkomunikasi dengan warga, agar uang ganti untung bisa bermanfaat, kalo bisa di investasikan untuk jangka panjang,” kata Ganjar, .

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Basuki Purwadi, mengatakan, secara umum alokasi dari APBN untuk pendanaan lahan PSN dari 2016-2022 mencapai Rp 134,46 triliun. 

Dari jumlah tersebut, terang Basuki, hingga Desember 2022 sudah terealisasi sebesar Rp 106,95 triliun yang digunakan untuk sejumlah 106 PSN baik itu berupa jalan tol, bendungan, irigasi, jalur kereta api maupun pelabuhan dan kawasan Mandalika. 

"Realisasi pendanaan dari APBN selama 2022 terbesar berada di wilayah Jateng, yakni sebesar Rp 3,68 triliun untuk 15 PSN. Salah satunya yakni Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo," jelasnya. 

Dirut PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), Suchandra Paganda Hutabarat,  menjelaskan bahwa proyek Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo melintasi dua provinsi yakni Jateng dan DIY dengan panjang 96,67 Km. Pembangunan jalan tol tersebut terbagi menjadi tiga seksi.

"Dari Kartasura-Klaten, pembebasan lahan ditargetkan kuartal 1 tahun 2023 sudah 100 persen, untuk konstruksi bisa selesai kuartal 3 Tahun 2024. Begitu juga dari Klaten-Purwomartani, pembebasan lahan kuartal 1 tahun ini, konstruksi kuartal 3 tahun 2024," kata dia. 

Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, berharap dengan adanya ruas jalan tol ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Nantinya, apabila semua ruas telah terkoneksi antara satu wilayah satu dengan wilayah lainnya, maka proses mobilitas perekonomian dapat berjalan dengan lebih cepat. Panjang jalan ini adalah sekira 96 kilometer, dengan total investasi sebesar Rp 27,8 triliun," terangnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basuki Hadimoeljono menambahkan, Jalan Tol Solo-Jogja merupakan proyek super prioritas karena merupakan kawasan segitiga emas bagi Jawa Tengah juga DIY. 

"Kawasan Joglosemar atau Jogja-Solo-Semarang, saat ini juga telah dimulai dari Bawen-Jogja. Bisa meningkatkan ekonomi regional Jateng-DIY," ungkapnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait