Menyambut Ulang Tahun ke-2, KOPRA Inisiatif Membangun Karya

Para Penggiat Komunitas Menulis Kabupaten Bengkulu Utara
Para Penggiat Komunitas Menulis Kabupaten Bengkulu Utara
Polda Bengkulu

Klikwarta.com - Menyambut hari ulang tahun ke dua (2) Komunitas Penulis Bengkulu Utara (KOPRA) akan menerbitkan dua buah buku kumpulan cerpen dan puisi. Hal ini sebagai salah satu sarana untuk tetap menjalin kebersamaan dan kreatifitas di tengah kesibukan dan hingar bingar sosial-politik. 

Pada Ulang Tahun pertama rencana penerbitan buku antologi puisi dan kumcer mengalami kendala dan terbengkalai dikarenakan komunitas ini sulit bertemu saat melakukan Briffing dan strategi peluncuran. Oleh karena itu KOPRA pada tahun ini akan unjukkan gigi di kalangan komunitas menulis lainnya dengan meluncurkan 4 buah buku Sastra Fiksi dan non Fiksi. 

KOPRA sendiri digagas oleh Rama Diandri dan tokoh masyarakat. KOPRA berdiri pada awal tahun 2016 yang ditujukan demi kemajuan sastra dan kearifan para penulis lokal untuk tetap aktif menulis. Saat ini KOPRA beranggotakan 31 orang penulis aktif dan pasif yang terdiri dari Pelajar, Guru, dan Tokoh Masyarakat dan berada di bawah naungan Eko Rusyono.

Pada bulan Oktober nanti, berkenaan dengan HUT kota Arga Makmur, KOPRA akan mengikutsertakan karyanya dalam proses peluncuran dan pameran dalam bentuk Bazar. Dalam pembuatan buku karya sastra, KOPRA berdiri secara mandiri tanpa ada campur tangan pihak lain. Mulai dari proses pengumpulan naskah dari beberapa anggota, penyusunan naskah, proses koreksi, dan percetakan yang digagas langsung oleh dan dari para anggota KOPRA.

Pada buku kumpulan cerpen tahun ini, KOPRA menginformasikan kepada siapa saja penulis aktif dalam lingkup lokal untuk segera menyerahkan naskahnya sebelum proses editing selesai. Sampai saat ini sudah 14 orang telah mengumpulkan naskahnya kepihak kurator. Dengan 17 judul dan Terbit awal 45 eksemplar, KOPRA optimis membangun penulis-penulis muda untuk ikut andil dalam memajukan dan berkreasi untuk negeri.

Bocoran mengenai judul buku, KOPRA sepakat untuk memberi judul besar pada buku yang akan diterbitkan dengan judul  MENYULAM KISAH DI TANAH RAFLESIA. 

"Judul kecil antologi cerpen KOPRA berisi dengan tema yang intinya ingin memperkenalkan ada kopra di Bengkulu Utara sebagai tempat belajar dan bertemu orang-orang dengan kegemaran yang sama" tutur Indah Kartika Dewi (36) yang merupakan salah satu kontributor KOPRA memberikan keterangan Kamis (13/9/2018). 

Indah mengharapkan hadirnya KOPRA di tengah-tengah masyarakat dapat memotivasi orang lain yang gemar menulis untuk tidak takut menulis, merangkul semua golongan untuk menulis, baik kalangan pendidik, pelajar dan tokoh masyarakat lainnya dalam memajukan dunia kepenulisan khususnya pada bidang sastra, di mana sastra saat ini sedang mengalami mati suri di negeri sendiri. (Bisri)

Dibaca: 23 kali

Related News

mendes

 

prov