Kejuaraan Panahan Akrab Perwira TNI AU 2025
Klikwarta.com, Jakarta - Kejuaraan Panahan Akrab Perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) Tahun 2025 kembali digelar dengan penuh kemeriahan di Lapangan Tembak Djamsuri Brigade I Parako Korpasgat, Jakarta Timur, Senin (24/11/2025). Ajang bergengsi ini mempertemukan ratusan perwira lintas generasi, mulai dari lulusan AAU Leting 1988 hingga 2004, serta perwakilan Sepa PK ganjil dan genap, menjadikannya salah satu kegiatan terbesar yang digelar pada penghujung tahun 2025.
Setiap leting mengirimkan delapan atlet terbaiknya beserta dua orang official untuk berlaga dalam kompetisi yang memadukan ketangkasan, konsentrasi, serta jiwa sportifitas khas prajurit udara. Sejak pagi, suasana lapangan dipenuhi semangat juang dan kekompakan antarperwira, menjadikan ajang ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mempererat kebersamaan di antara sesama alumni.
Selain menjadi ajang perlombaan, Kejuaraan Panahan Akrab Perwira TNI AU 2025 juga menjadi momentum silaturahmi besar-besaran. Banyak peserta yang baru bertemu kembali setelah lama terpisah karena tugas di berbagai satuan kerja. Suasana penuh nostalgia tampak dari hangatnya pertemuan antara senior dan junior, serta cerita-cerita lama yang kembali mencairkan suasana kompetisi.
Pada babak kualifikasi, persaingan berlangsung sangat ketat. Dansat 13 Letkol Tek Candra Sukma tampil sebagai yang terbaik dengan total nilai 328. Tepat di belakangnya menyusul Kolonel Kal Taufik Nurdin yang meraih 326 poin, dan Letkol Tek Ranadi dengan 322 poin. Performanya yang stabil menjadikan ketiganya sorotan utama pada fase awal kejuaraan.
Memasuki tahap eliminasi, pertarungan semakin sengit. Kolonel Kal Taufiq Nurdin (AAU 1998) akhirnya keluar sebagai Juara I, disusul Marsma TNI Alit (AAU 1993) sebagai Juara II, serta Letkol Tek Ratnadi (PK Genap) sebagai Juara III. Sementara pada ranking babak kualifikasi, posisi puncak ditempati Letkol Tek Chandra Sukma (AAU 2003), diikuti Kol Kal Taufik Nurdin (AAU 1998), Letkol Tek Ratnadi (PK Genap), dan Kol Tek Sunu (AAU 1996) di tempat keempat.
Untuk kategori beregu, persaingan tak kalah menarik. Tim AAU 1993 berhasil merebut gelar Juara I berkat kekompakan dan konsistensi para pemanahnya. Disusul AAU 1996 sebagai Juara II, AAU 2003 sebagai Juara III, serta AAU 2002 yang berhak menyandang gelar Juara Harapan I. Hasil ini semakin menegaskan bahwa setiap angkatan memiliki kekuatan dan karakter tersendiri dalam kompetisi panahan.
Kegiatan bergengsi ini turut dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, S.E., M.M., beserta para pejabat utama TNI AU, para Pangkotama, dan perwira perwakilan angkatan AAU serta PaPK TNI AU. Kehadiran para pucuk pimpinan tersebut menambah kebanggaan bagi seluruh peserta dan mempertegas pentingnya kegiatan ini sebagai ajang pemersatu sekaligus pembinaan olahraga di kalangan perwira TNI Angkatan Udara. (**)








