Jangan Mudik, Kapolda Bengkulu Minta Masyarakat Taati Imbauan Pemerintah

Minggu, 03/05/2020 - 05:13
Kapolda Bengkulu di sela-sela penyaluran Alat Pelindung Diri (APD)

Kapolda Bengkulu di sela-sela penyaluran Alat Pelindung Diri (APD)

Klikwarta.com, Bengkulu - Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Supratman, M.H, meminta masyarakat untuk betul–betul mentaati peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa saat ini sudah ada larangan mudik yang berlaku diseluruh wilayah Republik Indonesia guna penanggulangan serta memutus mata rantai penyebaran Virus Covid–19 yang saat ini menjadi pandemi.

"Jadi, tidak hanya di provinsi Bengkulu, larangan mudik itu untuk seluruh Indonesia, jadi kalau mereka dari Jakarta itu nanti didaerah Banten dia pasti sudah di cek, begitu sampai Bakauheni diperiksa lagi hingga sampai kita disin, sehingga masyarakat tidak perlu mudik”, kata Kapolda Bengkulu di sela-sela penyaluran Alat Pelindung Diri (APD), paket sembako dan vitamin kepada petugas yang bertugas di Posko perbatasan antar Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) serta Perbatasan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Lampung.

Dikatakan oleh Kapolda Bengkulu, setelah adanya larangan mudik oleh Pemerintah tersebut, pihaknya bersama instansi terkait seperti TNI, Dinkes dan Satpol PP memperketat penjagaan di Posko perbatasan pintu masuk dan keluar di Provinsi Bengkulu.

Lanjut Kapolda, dirinya mengharapkan agar masyarakat untuk berada dirumah masing–masing bersama keluarga dan lebih baik gunakan fasilitas yang ada untuk berkomunikasi dengan keluarga yang ada di kampung halaman.

”Sudahlah Kita betul–betul jaga jarak, karantina mandiri dan ikuti instruksi pemerintah, kalau itu kita lakukan insyaAllah Covid–19 akan cepat selesai, kalau nggak itu dilaksanakan kapan masalah Covid–19 ini akan selesai”, ungkapnya.

Kapolda Bengkulu juga mengharapkan masyarakat agar betul–betul mengikuti instruksi dari pemerintah untuk tidak mudik sehingga pihaknya tetap akan mengedepankan upaya preventif dan humanis tanpa perlu adanya upaya hukum.

"Saya sangat yakin masyarakat kita akan mengikuti imbauan–imbauan yang telah kita sampaikan jauh– jauh hari”, harap Kapolda Bengkulu.

Ketika ditanyakan apabila ada warga dari luar Provinsi Bengkulu yang ingin masuk ke wilayah Provinsi Bengkulu, Kapolda Bengkulu menyampaikan pihaknya melalui petugas yang bertugas di Posko perbatasan akan melakukan pengecekan secara menyeluruh dan humanis.

"Contoh misalnya, orang yang datang ternyata memang sangat penting sekali mungkin musibah, itu tidak boleh dong kita langsung larang, itu yang dikatakan pendekatan secara humanis”, pungkas Kapolda Bengkulu.

(Sumber:Tribratanewsbengkulu.com)

Berita Terkait