Pemprov Gorontalo Study Tiru Penyerapan Pinjaman PEN di Kabupaten Trenggalek

Jumat, 21/01/2022 - 16:01
Bupati Trenggalek bersama Asisten Pembangunan Pemprov Gorontalo saat meninjau pembangunan ruang isolasi dan IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Jum'at (21/1/2022) (Foto : Hardi Rangga, klikwarta.com)

Bupati Trenggalek bersama Asisten Pembangunan Pemprov Gorontalo saat meninjau pembangunan ruang isolasi dan IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Jum'at (21/1/2022) (Foto : Hardi Rangga, klikwarta.com)

Klikwarta.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek mulai dilirik beberapa daerah sebagai tempat rujukan study tiru. Salah satunya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Hal ini dikarenakan Kabupaten Trenggalek, menjadi Kabupaten yang tercepat dalam penyerapan anggaran pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pemprov Gorontalo melakukan kunjungan ke Trenggalek. Kemudian, Pemprov Gorontalo mencoba mengadopsi kisah sukses yang dilakukan Trenggalek.

Satu tim yang dipimpin Asisten Pembangunan, Drs. Sutan Rusdi, Ak., MM., datang ke Trenggalek dan disambut langsung Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, didamlingi jajaran terkait.

"Hari ini kita kedatangan tamu dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, Asisten Pembangunan bersama tim. Beliau melakukan study banding terkait delivery project pembangunan yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," ungkap Bupati Trenggalek di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Jum'at (21/1/2022).

"Setelah ini kita akan meninjau rumah sakit bersama rombongan Pemprov Gorontalo, kita berterima kasih apa yang kita lakukan di Trenggalek, ternyata menjadi rujukan Pemerintah Provinsi Gorontalo", imbuhnya.

Selain Provinsi Gorontalo, rencananya yang melakukan Study Tiru ke Kabupaten Trenggalek, yaitu, Klungkung, Provinsi Bali, yang memiliki alokasi Pinjaman PEN yang hampir sama dengan Trenggalek.

"Minggu depan rencananya akan hadir dari Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Mereka juga akan melakukan studi banding yang sama terkait masalah PEN," tandasnya.

Di tempat yang sama, Asisten Pembangunan Sekda Provinsi Gorontalo, mengatakan, "seperti yang disampaikan Bupati, karena kita juga mendapatkan alokasi pinjaman PEN dalam rangka pemulihan ekonomi daerah, jumlahnya sama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, kita ingin melakukan study tiru".

"Yang ingin kita lihat dari Trenggalek, di sisi kecepatan waktu eksekusi PEN itu sendiri. Karena pinjaman ini punya batas waktu hingga Desember. Dan Trenggalek bisa 6 bulan kontrak dan pembangunan lebih cepat dilakukan. Ini salah satu sebab kita melakukan studi banding ke sini", imbuhnya.

Alokasi PEN di Gorontalo, kata dia, hampir sama dengan Kabupaten Trenggalek, yakni Rp 150 miliar yang akan digunakan untuk rumah sakit. Masing-masing untuk bangunan fisik Rp 105 miliar, sisanya digunakan untuk pengadaan alat kesehatan.

"Metode yang dipakai Kabupaten Trenggalek, metode perencanaan yang digabung jadi satu kontraktor (Rancang Bangun) ini yang ingin kita tiru, serta kita terapkan di Provinsi Gurontalo," tandasnya.

Bupati Trenggalek dan jajaran, berkesempatan meninjau progres pembangunan ruang isolasi Covid 19 dan Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soedomo Trenggalek yang tengah dikebut pengerjaannya. Progres pembangunan ruang isolasi dan IGD di RSUD dr. Soedomo Trenggalek memang tergolong sangat cepat. Saat ini progresnya sudah mencapai pemasangan sekat dinding bangunan.

Pewarta : Hardi Rangga

Berita Terkait