Pasar Murah Aceh Singkil Tunda Jual Gula Pasir
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Setelah sempat diwacanakan masuk dalam daftar bahan pokok yang akan dijual dalam pelaksanaan pasar murah Kabupaten Aceh Singkil, akhirnya gula pasir batal dipasarkan.
Batalnya atau ditundanya bahan pemanis itu dipasarkan dipasar murah, karena tidak mendapat subsidi dari Pemerintah, ucap Kadis Perindagkop dan UKM Aceh Singkil, Faisal, Kamis (14/05/2020).
Hal tersebut sesuai dengan pedoman dari Disperindagkop Provinsi Aceh, gula pasir tidak mendapat subsidi dari Pemerintah. Sehingga bahan pemanis makanan/minuman itu tidak dijual pada pasar murah.
Sebelumnya, pihak Disperindagkop Aceh Singkil merencanakan dalam pelaksanaan pasar murah didaerah setempat akan menjual beras, minyak goreng, telur, dan gula pasir.
Namun, gula pasir yang rencananya akan dijual dipasar murah dengan harga Rp12.500 per kilogramnya ditunda pemasarannya.
"Gula tersebut akan dijual serentak menunggu pasokan gula yang masuk berikutnya dalam kegiatan operasi pasar Disperindagkop", ujarnya.
Karena saat ini Kabupaten Aceh Singkil telah mendapatkan pasokan gula pasir dari Kementerian Perdagangan sebanyak 1 ton yang disimpan di gudang Disperindagkop, akan dijual secara bersamaan dengan gula yang akan kembali masuk dalam operasi pasar murah mendatang khusus menjual gula pasir.
Informasi sebelumnya menjelang Idul Fitri tahun ini di Kabupaten Aceh Singkil akan digelar pasar murah didelapan titik lokasi daerah setempat.
Diantaranya, 4 titik lokasi pasar murah dari Provinsi Aceh yakni, di Desa Ujung (Kecamatan Singkil), Desa Gosong Telaga (Kecamatan Singkil Utara), Desa Blok VI Baru (Kecamatan Gunung Meriah), dan Desa Lipat Kajang Atas (Kecamatan Simpang Kanan).
Selanjutnya, 4 titik pasar murah yang dilaksanakan pihak Pemkab Aceh Singkil diantaranya, di Kecamatan Singkohor, Kuta Baharu, Kuala Baru dan Kecamatan Suro.








