Ketua Ikatan Wartawan Media Online Kabupaten Kaur Sulaiman
Klikwarta.com - Ikatan Wartawan Media Online Kabupaten Kaur gelar hearing dengar pendapat dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur, Senin (18/3/2019). Hearing tersebut membahas persoalan polemik dana jasa publikasi yang ada di kabupaten Kaur terkhusus di Sekretariat DPRD Kabupaten Kaur.
Dengar Pendapat di pimpin langsung oleh Ketua komisi I Deni Setiawan, SH. Di hadiri anggota DPRD kabupaten Kaur Abdul Hamid, Riduan, Dodi Ariyanto, Najamudin, SE, Eduar Beny, S.Sos dan seluruh anggota Ikatan Wartawan Online Kabuoaten Kaur.
Kabag Humas DPRD Kaur Arjan, S.Si menjelaskan dana publikasi di DPRD Kaur sebesar 250 Juta. Terkhusus untuk Media Online hanya diberi jatah 20 juta dalam 1 Tahun.
"Kami akan upayakan kembali pada APBD-P dengan penambahan 80 juta", ujar Arjan.
Menanggapi hal ini Salah seorang Pembicara dari Ikatan Wartawan Online Kaur, Aprin Taskan Yanto SE menegaskan, sebaiknya hearing ini sudah ada kesepakatan tertulis yang mencantumkan bahwa anggaran publikasi media online akan di tingkatkan dari 20 juta satu tahun menjadi Seratus juta satu tahun atau lebih.
"Sesungguhnya banyak alternatif untuk menambah anggaran publikasi tersebut dengan cara menciutkan biaya lain, misalnya mengurangi porsi perjalanan dinas untuk anggota DPRD Kaur seperti perjalanan dinas dalam dan luar daerah", ujar Aprin.
Ditekankan Aprin, Pada tahun 2018 kemaren biaya perjalanan dinas luar daerah unsur pimpinan dan anggota DPRD Kaur mencapai 24 miliar dan tahun 2019 berjumlah 18 miliar.
"Saya rasa sah-sah saja anggaran itu di ciutkan sedikit. Apalagi di sini ada orang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar)", imbuh Aprin Taskan Yanto, SE
Sementara itu, pimpinan rapat Deni Setiawan SH mengatakan, bahwa proses penganggaran ada mekanisme nya. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengusulkan kepada TAPD kemudian di bahas bersama Banggar.
"Belum bisa kita simpulkan pada hari ini bahwa anggaran publikasi belum dapat di pastikan", ujar Deni Setiawan, SH setelah hearing.
Deni menyampaikan bahwa pihaknya akan segera membahas kembali terkait anggaran publikasi profil anggota dewan besaranya sampai 190 juta.
"Kita usahakan dibagi dua dengan media online. Mengingat media online pemberitaan yang cepat dan mudah masuk keseluruh penjuru. Apalagi zaman sekarang mayoritas sudah memakai Android", ujarnya.
Menyikapi anggaran publikasi media online, Najamudin SE mengatakan sangat setuju anggaran publikasi media online di usulkan untuk penambahan lagi.
"Saya juga sebagai bagian dari Banggar akan berusaha memperjuangkan penambahan anggaran. Mari kita sama-sama mengawal anggaran tersebut", ujar Najamudin, SE
Ketua Ikatan Wartawan Media Online Kaur Sulaiman S.Pd merasa belum puas atas hasil hearing yang sudah dilakukan. Menurutnya penyampaian Pihak Humas dan anggota DPRD Kaur belum final dan mengikat.
"Belum menemukan titik terang. Apa lagi tahun ini tahun politik. Bagaiman kalau hasil pemilihan nanti mereka tidak terpilih lagi. Siapa yang akan bertanggung jawab dengan pernyataan mereka. Yang kami harapkan Bukan Janji Manis dan pembicaraan tidak muluk-muluk", tegas Sulaiman. (Sulek)








