Bupati Tulang Bawang Hj Winarti SE MH saat berkoordinasi
Klikwarta.com, Menggala - Proyek pembangunan senilai puluhan miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat di Kabupaten Tulangbawang ditunda. Hal ini akibat wabah virus korona atau covid-19.
Penundaan itu menyusul adanya penerbitan surat edaran dari Kementrian Keuangan Nomor S-247/MK.07/2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang penghentian proses pengadaan barang atau jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2020 kecuali untuk kegiatan kesehatan dan pendidikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang M Puncak Stiawan membenarkan penundaan pekerjaan DAK fisik senilai puluhan miliar itu.
Rincian proyek yang ditunda kata Puncak, yakni DAK bidang pembangunan jalan senilai Rp36 miliar, DAK bidang irigasi Rp2,3 miliar, DAK bidang air minum Rp10,6 miliar, dan DAK bidang sanitasi Rp4,1 miliar.
"Surat dari Menteri Keuangan tersebut menginstruksikan semua proyek yang menggunakan DAK tahun 2020 dihentikan sementara, dan menunggu petunjuk dari kementerian," kata Puncak didampingi Sekretaris Dinas PUPR setempat Andin Budiman P, kepada Klikwarta.com, Kamis 2 April 2020.
Puncak menjelaskan penundaan itu merupakan sikap pemerintah pusat dalam rangka menanggulangi wabah virus korona yang kini telah menelan seratusan korban jiwa.
"Penundaan ini kan bersifat sementara karena ada wabah virus Covid-19. Mudah-mudahan wabah virus ini akan segera berakhir dan pembangunan yang sudah direncakan dapat terealisasi," ujar dia.
(Pewarta : Ibnu)









