Bupati Blitar Rini Syarifah Saat Berikan Sambutan di Acara Peresmian Kendaraan Operasional di UPT SDN Nglegok 01 Kabupaten Blitar.
Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rini Syarifah atau yang familiar dengan sapaan Mak Rini dijadwalkan meresmikan kendaraan operasional di UPT SDN Nglegok 1, Senin (27/11/2023).
Mak Rini berharap dengan adanya kendaraan operasional ini menambah support bagi keluarga besar UPT SDN Nglegok 1 semakin giat belajar, berkarya demi mewujudkan anak-anak yang cerdas berkualitas dan berdaya saing.
"Saya juga mengapresiasi kegiatan festival budaya ini menampilkan aneka karya dari anak-anak tercinta siswa siswi UPT SDN Nglegok 01 dan bazar yang tidak hanya dimeriahkan oleh pelaku UMKM namun juga dari bapak, ibu Walimurid," kata Bupati Rini.
Dia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar UPT SDN Nglegok 1 yang telah bekerja keras, saling dukung sehingga lahir inovasi kendaraan mobil ESGOSA, yakni kendaraan khusus operasional UPT SDN Nglegok 1. Sebab, memang saat ini tengah dituntut untuk kreatif, inovatif guna mendukung suksesnya program Merdeka Belajar.
"Sehingga saya berharap kegiatan serupa juga bisa diagendakan secara berkelanjutan bahkan lebih meriah lagi dan berkualitas. Saya juga berharap, kesuksesan UPT. SDN Nglegok 01 ini menjadi pemacu semangat bagi lembaga pendidikan lain untuk bergerak cepat menghadirkan inovasi," harapnya.
Rini mengingatkan kepada guru maupun orang tua agar bimbingan dan pendampingan kepada anak dimaksimalkan. Ia mewanti-wanti pengaruh buruk gadget yang mampu mempengaruhi mental anak-anak.
Pengamatannya, akhir-akhir ini informasi yang barangkali terkait sayat lengan demi tren barcode sungguh menjadi keprihatinan semua pihak. Menjaga komunikasi yang baik mesti terus dilakukan.
"Dan saya minta pihak sekolah termasuk komite sekolah untuk duduk bersama, merancang konsep ekstra kurikuler yang kekinian dan memperbanyak literasi digital sehingga potensi yang dimiliki anak-anak bisa berkembang dan memberi manfaat dimasa mendatang. Pastikan anak tetap mendapatkan haknya untuk bermain, beraktifitas sosial tetapi dalam pengawasan. Monggo bapak ibu tetap semangat membimbing anak-anak kita untuk mencapai sukses untuk Indonesia maju," tukasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








