Sambil Gelar Operasi Pasar, Bupati Blitar Resmikan Pasar Patok Sidorejo

Jumat, 08/03/2024 - 13:56
Bupati Blitar Rini Syarifah Meresmikan Pasar Patok Sidorejo Ponggok (Foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Bupati Blitar Rini Syarifah Meresmikan Pasar Patok Sidorejo Ponggok (Foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Bupati Blitar Rini Syarifah hari ini meresmikan Pasar Patok Sidorejo Ponggok Kabupaten Blitar, Jumat (8/3/2024).

Peresmian ini juga dihadiri langsung oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim, Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sri Sugiatnanto, Fokompimda, Forkompimcam, Kepala Desa Sidorejo, Pengurus Lembaga Sidorejo.

Bupati Rini menyampaikan banyak terimakasih kepada Kementerian Perdagangan karena telah membantu pembangunan Pasar Patok Sidorejo.

Mak Rini juga mengatakan jika pengembangan pasar ini difungsikan sebagai transaksi grosir hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

"Dan saat ini adalah pengembangan pasar sepenuhnya, dimana difungsikan sebagai transaksi pedagang grosir hasil pertanian dan perkebunan, seperti di depan panjenengan (anda) ada Pepaya Pisang, Nanas, Durian dan lain-lain," ungkapnya.

Mak Rini berharap Pasar Patok nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Untuk itu harapan kami pasar bisa digunakan untuk meningkatkan perekonomiannya yang masyarakat," katanya.

Tak hanya pembukaan Pasar Patok, dalam kegiatan tersebut juga digelar operasi pasar untuk mengendalikan harga dan mengurangi inflasi dan membantu kebutuhan pokok masyarakat.

"Saat ini juga dilaksanakan operasi pasar yang merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan ketersediaan barang dan harga yang terjangkau," ujarnya. 

Mak Rini juga berharap dengan dibukanya Pasar Patok ini, masyarakat bisa bangga terhadap produk unggul Kabupaten Blitar.

Tak hanya itu, untuk meminimalisir inflasi, Mak Rini juga melakukan pemantauan harga bahan pokok.

"Kami melakukan pemantauan harga bahan pokok, menjaga ketersediaan harga kebutuhan pokok pangan, dengan memantau kepada pemilik gudang agar tidak terjadi penimbunan barang," pungkasnya.

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait