Salah satu lampu PJU yang padam
Bitung, Klikwarta.com - Sejumlah lampu PJU di jalan 46 yang sedianya sangat membantu pengendara dan masyarakat sekitar, terpantau rusak atau hanya berkedip bahkan ada yang tidak menyala, sedikitnya 29 buah.
Keluhan warga bukan tak beralasan, selain gelap sangat membahayakan bagi pengguna jalan. "Potensi kecelakaan bakal terjadi lagi karena jalan gelap kami berharap ini segera di benahi," harap salah satu pengendara Ojol, Selasa (12/05/2020).
Tak berfungsinya sejumlah lampu jalan dimulai dari jembatan dekat PDAM Pinokalan hingga perempatan Manembo-nembo atas.
Belum diketahui pasti penyebab kerusakan PJU tersebut, namun diperoleh informasi kualitas lampu yang di pasang akhir tahun 2019 itu disanksikan.
Pemerhati Sosial Masyarakat kota Bitung, Serdy Kakauhe diminta pendapatnya mengatakan pihak terkait segera memperbaiki kerusakan tersebut. "Sebaiknya segera diperbaiki, mengingat saat ini masih dalam rangka penanganan pencegahan Covid-19, otomatis jalanan sangat sepi dan itu akan memicu hal yang sangat tidak diinginkan terjadi," ujar Kakauhe.
Dia mengakui alokasi dana untuk infrastruktur saat ini dialihkan untuk percepatan penaganan Covid-19, namun menurutnya penerangan jalan adalah fasilitas publik harus tetap jadi prioritas dan tamggung jawab kontraktor untuk perawatan harus dilakukan.
"Rekanan proyek PJU di jakur itu tetap harus mengganti sejumlah lampu yang padam, karena proyek pengadaannya belum lama dikerjakan," cetusnya.
Sementara itu, kadis Perkim Hendri Sakul mengakui soal proyek lampu jalan masih dalam masa pemeliharaan.
"Yang putus di kontaktornya bukan lampunya dan masih ada gransinya karena pengadaannya lewat pembeliaan e-katalog, kami akan cek kontaktor atau timer yang jadi penyebabnya," ujar Sakul.
Iapun berterima kasih atas masukan dan informasi warga terkait tak berfungsinya beberapa titik PJU.
"Mohon sedikit bersabar, karena barang-barang tersebut sangat sensitif jadi perbaikannya butuh waktu dan dan cuaca yang mendukung," ujarnya.
(Pewarta : Laode)








