Kepala Kemenag Kabupaten OKU Timur MH Abdul Rosyid SAg MM MSi
Klikwarta.com, Sumsel - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Kemering Ulu (OKU) Timur tahun 2021 akan memperluas pelayanan haji untuk warga khusus yang ada di kabupaten OKU Timur dengan di siapkan tiga Inovasi untuk meningkatkan pelayanan haji.
Hal tersebut di sampaikan Kepala Kemenag Kabupaten OKU Timur MH Abdul Rosyid SAg, MM. MSi saat paparan materi melalui zoom meating Komunikasi Informasi Edukasi Advokasi Haji berbasis Virtual (KIE VAH) di selenggarakan Direktorat Jenderal Haji dan umroh kemenag RI, Senin (9/11/2020).
Menurut Kepala Kemenag Kabupaten OKU Timur MH Abdul Rosyid ada tiga Inovasi pelayanan haji kabupaten OKU Timur yang menjadi unggulan pertama iyalah layanan berbasis haji mobile, kedua pembinaan manasik haji secara berkelanjutan dan yang ketiga Inovasi pelayanan yang mengedepankan sistem pendaftaran haji jemput bola pada lavel tingkat kecamatan.
"Sebenarnya sejak awal tahun 2019 lalu, kita sudah menerapkan pelayanan Haji berbasis mobile, tujuannya untuk mempermudah warga masyarakat yang akan melakukan pendaftaran ataupun berkonsultasi yang berhubungan dengan haji", ujarnya kepada awak media kita melalui via telvon seluler.
Lanjut Abdul Rosyid, sistem mobile haji ini sangat strategis untuk di terapkan mengingat akan luasnya daerah, jarak tempuh ke kentor Kemenag yang relatif jauh dan jumlah calon haji yang relatif banyak. Bahkan yang terbanyak kedua sesudah Kota Palembang dan jumlah estimasi jamaah haji perkiraan yang akan berangkat di tahun 2021 ini nantinya sebanyak 883 orang.
Diharapkan tahun 2021 ini nantinya tidak ada kendala dan pandemi Covid-19 sudah usai atau berakhir,sehingga seluruh calon jamaah Haji yang tergabung pada keberangkatan tahun 2020 ini bisa berangkat semuanya.
"Untuk saat sekarang ini pemberangkatan jamaah umroh pada masa pandemi tetap mengacu pada Kuaro yang di berikan pemerintah Arab Saudi,hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA),nomor 719 tahun 2020 tentang pedoman perjalanan ibadah umroh pada masa pandemi Covid-19 seperti saat sekarang ini", pungkasnya
(Pewarta : Aliwardana)








