Terkait Skandal Docking Spesial KMP Tude, Unit Tipidkor Polres Bitung Periksa Mekanik CV Muda Berkarya 

Rabu, 29/03/2023 - 22:42
Mekanik CV Muda Berkarya saat memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan oleh Tipidkor Polres Bitung.

Mekanik CV Muda Berkarya saat memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan oleh Tipidkor Polres Bitung.

Bitung, Klikwarta.com - Unit Tipidkor Polres Bitung kembali melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak yang berkaitan dengan skandal docking spesial KMP Tude yang dilakukan oleh perusahaan umum daerah (Perumda) Bangun Bitung. Rabu, (29/3/23).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, PD Bangun Bitung, menggunakan dana penyertaan modal dari Pemerintah Kota Bitung sekitar 1 Miliar lebih untuk docking spesial KMP Tude yang di laksanakan di Dock Kelapa Dua Lembeh pada tahun 2021. 

Selain itu, dari informasi yang di himpun proses docking spesial yang di lakukan oleh PD Bangun Bitung, tanpa melalui proses tender tetapi melalui penunjukan langsung, dengan memakai dua perusahaan.

"Ini yang janggal, karena selain tidak ditender, mekanisme penunjukan langsung melalui dua perusahaan, dan tidak langsung ke Dock Kelapa Dua," ujar sumber resmi yang meminta namanya tidak disebutkan

Lanjut, sumber mengungkapkan bahwa dua perusahaan tersebut lanjut adalah CV Crisanvie dan CV Muda Berkarya. 

"CV Crisanvie menangani pekerjaan bodi kapal, sedangkan CV Muda Berkarya memperbaiki mesin kapal. Anehnya, pekerjaannya dilakukan di Dock Kelapa Dua. Padahal di DOCK Kelapa Dua, bisa mengerjakan semua perbaikan kapal. Baik itu bodi maupun mesin," tambah sumber heran. 

Terpantau mekanik CV Muda Berkarya bersama salah seorang rekannya saat menjalani pemeriksaan oleh Tipidkor Polres Bitung

Lebih lanjut, sumber mengatakan bahwa kuat dugaan, penggunaan dua perusahaan perantara tersebut, ada aktor intelektualnya sehingga disimpulkan sumber, merupakan permainan tingkat tinggi untuk kepentingan tertentu. 

"Ini kan aneh. Sepanjang sejarah perbaikan KMP Tude, tidak memakai perusahaan perantara melainkan langsung ke pihak docking, seperti beberapa waktu lalu, KMP Tude masuk dock PT IKI," tambahnya.

Sementara itu, pemeriksaan dugaan skandal docking spesial KMP Tude, terus dikebut unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Bitung. Dari informasi yang didapat, yang diperiksa unit Tipidkor sejak siang hingga sore, adalah dari pihak Dock Kelapa Dua, CV Crisanvie, CV Muda Berkarya dan salah satu pegawai Perumda Bangun Bitung. 

Terpantau di Mapolres Bitung, pemeriksaan tersebut selesai sekira pukul 15.00 Wita.

Kepala bagian operasional kapal KMP Tude PD Bangun Bitung usai mengantarkan berkas yang di minta oleh Tipidkor Polres Bitung

Salah satu pihak berisial IT yang dipanggil kapasitasnya sebagai mekanik CV Muda Berkarya, saat diwawancarai sejumlah wartawan usai pemeriksaan menjelaskan, pihaknya hanya menjelaskan apa yang ia tahu kepada penyidik. 

"Sebenarnya saya dari CV Karya Pratama tetapi dipanggil atas nama CV Muda Berkarya dalam pemeriksaan ini. Saya dipanggil oleh Direktur Teknik Perumda Bangun Bitung untuk mengerjakan mesin kapal saat itu. Saya tidak tahu kenapa demikian, intinya saya hanya seorang mekanik yang mengerjakan mesin kapal," sebutnya, didampingi satu rekannya yang juga turut di mintai keterangan oleh pihak Tipidkor.

Sedangkan pihak dari Dock Kelapa Dua sendiri tidak sempat diwawancarai setelah keluar ruangan unit Tipidkor. 

Belakangan yang keluar dari ruangan tersebut diketahui adalah Kabag Transportasi Perumda Bangun Bitung, Paulus Lumakeki, Saat diwawancarai, ia menjelaskan jika ia tidak diperiksa, melainkan hanya ditugaskan Dirut Perumda Bangun Bitung untuk membawa dokumen yang diminta unit Tipidkor Polres Bitung.

"Kehadiran saya hanya untuk membawa dokumen," singkatnya. 

Terpisah, Kanit Tipidkor Polres Bitung IPDA Hevry Samson, SH ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. 
"Giat lidik masih berjalan, hari ini ada beberapa pihak terkait yang dimintai keterangan," jelasnya.

Seperti di ketahui bahwa sebelumnya pada Senin, (27/3/23) Tipidkor Polres Bitung juga sudah Memerika 5 orang pegawai PD Bangun terkait dengan docking spesial kapal KMP Tude tahun 2021.

Pewarta : Laode

Berita Terkait