3 Orang di Kepahiang Positif Covid-19, Bupati Kepahiang Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Selasa, 21/04/2020 - 19:57
Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid Saat Melakukan Konferensi Pers

Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid Saat Melakukan Konferensi Pers

Klikwarta.com, Kepahiang - Bupati Kepahiang Dr. Ir Hidayattullah Sjahid, MM menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap Kabupaten Kepahiang, hal ini dikarenakan adanya 3 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kepahiang, Selasa (21/4/2020). 

Dari penjelasan Bupati Kepahiang, pasien 01 merupakan laki-laki berusia 48 tahun merupakan Orang Dalam Pengawasan (ODP) warga Desa Tebat Monok, memiliki riwayat perjalanan pada tanggal 21 Maret 2020 pasien melaksanakan kunjungan ke Kota Bengkulu tepatnya ke Masjid At Taqwa, mengadiri acara di masjid At Taqwa. Kemudian pasien bermalam di Masjid At Taqwa pada tanggal 22 Maret pasien pulang kembali ke Kepahiang. Pada tanggal 26 Maret, pasien berobat ke Puskesmas Pasar Kepahiang dengan keluhan batuk, pilek, kemudian pada tanggal 31 Maret minta rujukan kerumah sakit dengan keluhan nyeri tengorokan. Pada tanggal 3 April, Dinas Kesehatan melakukan rapid test tahap 1 dengan hasil negatif. Usai melaksanakan rapid test tahap pertama, yang bersangkutan pergi berbelanja di pasar Kepahiang bersama istri dengan sepeda motor dan memakai masker. 

Kemudian pada tanggal 15 April, dilakukan rapid test tahap kedua dengan hasil reaktif, bersama istri pasien 02 perempuan usia 46 tahun dan pasien 03 laki-laki usia 8 tahun. Pada tanggal 16 April ketiga pasien tersebut dilakukan pengambilan Swab tahap pertama untuk pasien 01. Pada tanggal 17 April, pengambilan Swab tahap kedua tahap kedua terhadap pasien 01, dan rapid test tahap pertama untuk pasien 02 dan 03 dengan hasil negatif. Pada tanggal 18 April Swab dikirim ke Bengkulu dan pada tanggal 21 April 2020 hasil  Swab ketiga orang tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

"Saat ini kami dari gugus tugas Kabupaten Kepahiang langsung melakukan isolasi ketiga pasien 01, 02 dan 03 di ruang isolasi RSUD Kepahiang. Dengan harapan dapat dilakukan pemantauan dan bantuan perawatan hingga pengamilan Swab yag selanjutnya. Kemudian kami juga sedang melakukan tracking untuk para medis, dokter, perawat dan orang-orang yang terlibat atau kontak langsung dengan ketiga pasien tersebut untuk dilakukan rapid test, untuk saat ini semunya masih negatif. Tapi kami akan melakukan karantina terhadap orang-orang yang berhubungan langsung dengan ketiga pasien tersebt", jelas Hidayattullah Sjahid. 

Bupati juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan jangan panik, tetap laksanakan anjuran pemerintah tentang Sosial Distansing dengan tetap berada dirumah. Selain itu juga selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan sesering mungkin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. (AF)

Catatan : Hingga berita ini dimuat masih menungu informasi lebih lanjut 

Berita Terkait