Cinta Bengkulu?, Kamu Perlu Baca Ini!

Bengkulu Membangun
Bengkulu Membangun

Klikwarta.com - Kita sebagai warga Bengkulu sudah sepatutnya bangga dan mencintai daerah kita ini. Dengan begitu, kita semua akan merasakan rasa syukur yang sama, dimana daerah kita bisa lebih baik dan berkembang seperti halnya daerah-daerah lain di Indonesia. 

Tidak hanya soal wisata, Bengkulu juga memiliki banyak kekayaan alam yang harus dimaksimalkan demi kesejahteraan masyarakat. Disamping itu berbagai hasil pembangunan yang telah dicapai, harus kita jaga dengan baik. Selanjutnya, bahu membahu kita wajib ikut serta membangun daerah yang kita cintai ini, agar lebih sejahtera di masa depan.

bbbb

Di era pemerintahan saat ini, pembangunan akan dilanjutkan dengan 5 program prioritas yang tentu harus kita dukung. 5 Program prioritas tersebut diantaranya: 

1. Pengentasan Kemiskinan dan Meretas Ketertinggalan

2. Penguatan Komoditas Unggulan Agromaritim dan Hilirisasi

3. Pengembangan Infrastruktur Strategis dan Industrialisasi

4. Transformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Teknologi Informasi

5. Visit Wonderful Bengkulu 2020

Dari program pertama, Pengentasan Kemiskinan dan Meretas Ketertinggalan sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan berbagai trobosan. Dikatakan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pembukaan jalur transportasi darat yang akan membuka akses masuk dan keluar ke Bengkulu merupakan langkah strategis yang dilakukan pemprov Bengkulu dalam menekan angka kemiskinan dan ketertinggalan. Seperti pembukaan jalur perbatasan Bengkulu-Jambi dan Bengkulu-Sumsel.

“Maka yang paling tepat dilakukan untuk menekan angka kemiskinan di Bengkulu, salah satunya membuka akses (konektifitas) dengan beberapa provinsi tetangga. Selain optimalisasi pembangunan infrastruktur dasar jalan dan jembatan di desa-desa,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Gubernur Rohidin Mersyah juga menyampaikan, kontribusi ilmu sosial saat ini sangatlah berarti dalam mengubah pola pikir masyarakat. Karena, menurutnya, untuk mengatasi kemiskinan dan ketertinggalan tidak bisa diatasi dengan pembangunan fisik saja.

“Kalau dahulu ilmu sosial ini termarginalkan, tapi sekarang ilmu sosial justru lebih mewarnai dan lebih mampu mengubah konstruksi sosial masyarakat, dan kuncinya itu, jika sesorang tersebut profesional,” tuturnya.

Ia berpendapat, seseorang dapat dikatakan pekerja profesional, jika dirinya memiliki kompetensi, punya skill, punya ilmu yang mumpuni dan wawasan yang baik. Namun, sambungnya, untuk dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, harus dilengkapi dengan kerja keras disertai penuh kesungguhan. Sehingga, jika seseorang tersebut profesional, maka pekerjaannya jelas dan terarah, dapat menyatu dengan berbagai pihak, dan inilah yang dibutuhkan oleh masayarakat, agar mampu mengatasi persoalan sosial yang ada.

“Permasalahan sosial yang kompleksitas ini harus dilakukan cara strategis, dengan cara inklusif atau tidak mementingkan diri sendiri, harus adil, menyatu dengan semua komunitas tanpa memandang suku dan ras, sehingga perannya sangat terasa,” tegasnya.

Program kedua, dalam Penguatan Komoditas Unggulan Agromaritim dan Hilirisasi juga mulai dilakukan. Komoditas Unggulan Agro yang ada di Provinsi Bengkulu berupa perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, kopi, merica dan lain-lain mulai akan dimaksimalkan. Percepatan Hilirisasi terhadap komoditas unggulan Agromaritim tentu harus disesuaikan dengan mendatangkan investor-investor dari luar daerah atau luar negeri untuk menanamkan modalnya di Bengkulu.

Dengan mendatangkan investor, maka kesempatan Hilirisasi komoditas ungulan akan lebih nyata, karena selama ini hasil dari komoditas unggulan yang ada di Bengkulu seperti minyak kelapa sawit dan karet selalu di ekspor keluar daerah bahkan luar negeri. Lantaran belum ada pabrik pengolahan dari kedua komoditas tersebut, maka hasil dari kedua komoditas sawit dan karet harus di nikmati oleh orang luar Bengkulu.

"Industri Hilirisasi komoditas unggulan yang saat ini akan di upayakan oleh Pemerintah Provinsi, yakni dengan adanya investasi PT Sudevam yang bergerak di bidang pegolahan minyak goreng. Selama ini kita bisa menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) sekitar 1 Juta Ton pertahun namun belum ada pabrik yang mengolah hasil dari komoditas unggulan tersebut", ujar Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Bengkulu Ir Hendry Poerwantrisno, belum lama ini.

Multi efek akan diperoleh dengan adanya Industri Hilirisasi seperti pembangunan pabrik yang dilakukan oleh PT Sudevam Ultratecgreen Indonesia. Baik dari pemaksimalan pengolahan hasil komoditas unggulan Agro dan terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bengkulu. Maka dari itu, kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas PMPTSP Provinsi Bengkulu, melakukan perbaikan-perbaikan dalam pelayanan perizinan, karena kita saat ini bersaing dengan 34 Provinsi yang ada di Indonesia. 

"Begitu banyak potensi komoditas unggulan Agromaritim yang ada di Bengkulu, namun semuanya masih bersifat Hulu. Dengan adanya Investor PT Sudevam yang bergerak di bidang Pabrik produksi pengolahan minyak goreng ini merupakan multi efek yang dapat di peroleh Pemerintah Bengkulu. Seperti potensi terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat Bengkulu", tambah Hendry Poerwantrisno.

Lanjut Hendry "Tentunya kita sepakat bahwa bila kita menginginkan Bengkulu menjadi lebih maju, maka kita harus mempermudah Investor untuk menanamkan modalnya di Bengkulu".

Sementara Presiden Direktur PT Sudevam Ultra Tec Green, Lalit Khumar mengatakan, pabrik minyak goreng itu bukan hanya menjadi investasi bagi daerah. Namun, pembangunan pabrik minyak goreng ini juga akan memberikan efek kesejahteraan kepada petani sawit Bengkulu. Karena transaksi pembelian bahan baku akan melibatkan langsung petani.

Dikatakannya, pengolahan minyak goreng yang dilakukan PT Sudevam menggunakan teknologi tercanggih di Indonesia. Sehingga kualitas minyak goreng yang dihasilkan juga berkualitas. Selain itu, dalam pengolahan pihaknya berjanji akan mengutamakan masyarakat Bengkulu sebagai pekerja.

"Untuk kapasitas produksi minyak goreng sebesar 220.000 ton per tahun dengan menggunakan teknologi paling canggih di Indonesia. Kami berkomitmen akan mengutamakan pekerja asal daerah sehingga kami turut mengurangi angka pengangguran", jelas Lalit Khumar.

Pabrik ini nanti sedikitnya menyerap tenaga kerja sebanyak 2 ribu orang. Dengan memprioritaskan masyarakat Seluma, yang direkrut sebagai karyawannya. 

Program ketiga, Pengembangan Infrastruktur Strategis dan Idustrialisasi juga suduh dimulai dengan pengembangan Pelabuhan Pulau Baai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Bandara Fatmawati Soekarno.

“Ini akan kita gol-kan di akhir tahun ini. Kalau pelabuhan ini berfungsi secara optimal, maka tidak hanya menekan angka kemiskinan Bengkulu, tetapi juga akan menjadi faktor penyumbang menekan angka inflasi regional Sumatera,” jelasnya.

Program ke empat, Transformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Teknologi Informasi. Program ini demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan transparan. Saat ini pemerintah Provinsi Bengkulu telah menerapkan sistem pemerintahan Berbasis WEB (e-government). Beberapa diantaranya sudah dilakukan seperti meluncurkan aplikasi E-Kes. Peluncuran E-Kes dilakukan Pada Hari Kesehatan Nasional ke-54. E- Kes merupakan transformasi dan tata kelola pemerintahan berbasis IT dibidang Kesehatan.

Dengan hadirnya aplikasi ini, diharapkan pemetaan sumber daya kesehatan di Bengkulu mulai pada tingkat Puskesmas, Rumah Sakit hingga level Provinsi Bengkulu, bisa di petakan dengan baik mulai dari ketersesdiaan SDM di Puskesmas, sarana – prasarana peralatan hingga jenis penyakit.

“Ini menjadi dasar untuk kita untuk membuat sebuah program dan kebijakan sehingga akan lebih terarah dan sistematis,” jelas Rohidin Mersyah.

Disamping itu, e-perizinan, e-lapor, e-pengadaan barang juga sudah diluncurkan guna mendukung program prioritas ke empat ini. Memang, saat ini baru 30-40 persen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menerapkan sistem pemerintahan berbasis IT atau E-Gov ini. Maka dari itu, selanjutnya Gubernur Rohidin Mersyah meminta masing-masing OPD untuk bisa berkreasi dan berinovasi, guna menerapkan pola–pola pemerintahan berbasis web.

Dan terakhir pada program Wonderful Bengkulu 2020 merupakan ujung tombak bengkulu dalam mengenalkan skala potensi wisata dan juga keindahan Bengkulu hingga kancah nasional dan internasional. Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam hal ini telah mebukukan berbagai kegiatan wisata menjadi empat kluster untuk menghadapi Wonderful Bengkulu 2020.

Untuk kluster pertama yaitu Bencoolen Sport Tourism. Ini merupakan sebuah agenda wisata yang disajikan oleh Provinsi Bengkulu kepada wisatawan lokal dan mancanegara yang memiliki minat terhadap dunia olahraga. “Kluster pertama ini adalah Bencoolen Sport Tourism, dimana menunya mulai dari Bengkulu Run, Triathlon, dan kegiatan olahraga, ini patut dicoba dan dilaksanakan setiap tahun di Bengkulu,” ujar Gubernur Rohidin Mersyah.

Kluster kedua yakni, Festival Bumi Rafflesia. Dalam kegiatan ini akan menampilkan etnik kuliner serta tampilan budaya lokal yang ada di Bengkulu. Dimaksudkan untuk para wisatawan dapat mencoba berbagai sajian kulier daerah dengan rasa yang khas dan budaya Bengkulu yang masih terjaga.

"Karena selama ini kuliner dan budaya lokal banyak yang tidak mengenalnya, maka kita buka agenda wisata di kluster dua ini,” jelas Gubernur.

Pada agenda wisata kluster ketiga yakni, Festival Tabut, kegiatan ini merupakan event tahunan yang selalu dilaksanakan di Bengkulu. Selain memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi, event tahunan ini juga mampu mendatangkan banyak wisatawan ke Bengkulu dikarenakan keunikan dan kekhasannya. Maka dari itu, kita harapkan event ini bisa terkenal hingga ke mancanegara.

Dan terakhir, Bengkulu memiliki Fetsival Bencoolen Marine yakni, sebuah festival yang nantinya akan dipusatkan di Benteng Marlborough dan akan bekerjasama dengan beberapa negara. Festival ini nantinya diadakan dengan harapan agar wisata sejarah dan potensi laut bisa tereksplorasi dengan baik.

“Kita punya potensi marine laut dan wisata sejarah, semua itu akan kita jadikan Wonderfull 2020”, terang Gubernur, dimana pada tahun 2019 ini juga sudah mulai di kerjakan.

Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak cinta Bengkulu. Semua komplit, tinggal lagi bagaimana kita untuk bisa berkontribusi bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini, tentunya juga ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan yang ada serta terus mendukung upaya pemerintah dalam memajukan daerah. "Cinta Bengkulu, Cinta Indonesia". (**)

Related News

B

 

Caleg
Herliardo

 

Benny
Usin