Foto: Getty Images/alexxx1981
Apakah kamu menyukai lumba-lumba? Saya pribadi sebelum mengetahui faktanya, sangat menyukai lumba-lumba. Apa yang pertama kali ada dipikiranmu jika mendengar kata lumba-lumba? Manis, lucu, imut dan menggemaskan bukan? Tapi tahukah kamu, nyatanya lumba-lumba tidaklah sebaik dan seindah yang dibayangkan. Tulisan ini mungkin akan merubah perspektifmu 180° terhadap lumba-lumba. Yuk simak.
Aku dan Lumba-lumba
Sebelum kita bahas lebih lanjut, mari kita berkenalan dahulu dengan lumba-lumba. Lumba-lumba adalah mamalia yang terkenal sangat cerdas, bersifat sosial, menggunakan sonar sebagai penunjuk arah, dan juga terlihat sangat lucu dan imut karena mulutnya yang melengkung, membuatnya terlihat seperti selalu tersenyum.
Apakah diantara kamu ada yang suka pergi ke wahana aquarium? Jika pergi kesana, hal yang dinantikan adalah pertunjukan lumba-lumba. Saya pun sangat menyukai Aquarium dan pertunjukan lumba-lumba tersebut. Saya sangat ingat, saat kecil seringkali merengek untuk berwisata ke aquarium agar dapat melihat lumba-lumba. Pertunjukkan lumba-lumba selalu mengesankan, mereka tampak terampil, lucu, imut nan menggemaskan.
Pernah pada suatu kunjungan saya menjadi sukarelawan untuk aksi lumba-lumba. Dibimbing dengan sang pelatih, saya memegang pakan lumba-lumba di balik holahop yang kemudian akan diloncati. Itu adalah salah satu pengalaman masa kecil saya yang luar biasa.
Wajah Imut yang Menipu
Namun kemudian saya menemukan fakta mengejutkan. Penampilan lumba-lumba tersebut sangat berkebalikan dengan sifat aslinya di alam liar. Walau terlihat imut dan seperti mamalia lemah yang butuh perlindungan, nyatanya lumba-lumba adalah predator lautan. Lumba-lumba mampu memangsa paus yang ukurannya jauh lebih besar dari mereka. Bahkan, Hiu yang terlihat seram dan menakutkan justru takut dengan lumba-lumba.
Kebiasaan lumba-lumba saat sedang berburu juga sangat mengerikan dan seperti psikopat, alih-alih langsung dimakan, lumba-lumba senang membunuh mangsanya secara perlahan, dan memainkannya dengan cara dilepehkan dan 'ditendang' berkali-kali sebelum akhirnya dimakan.
Lumba-lumba juga senang bermain-main dengan ikan buntal, menggigitnya dengan keras agar menggembungkan tubuhnya, sehingga mereka mengeluarkan racun yang memberikan efek mabuk yang sangat disukai oleh lumba-lumba.
Lumba-lumba, Sex dan Kasus Cinta Terlarang
Lumba-lumba terlihat seperti hewan yang sangat polos, namun nyatanya ia adalah hewan yang memiliki nafsu sex yang sangat tinggi. Kumpulan lumba-lumba jantan akan secara bergantian berhubungan dengan 1 lumba-lumba betina. Setelah anaknya lahir, lumba-lumba jantan seringkali membunuh anaknya agar dapat berhubungan lagi dengan lumba-lumba betina.
Lumba-lumba juga sangat suka menyentuh manusia. Lumba-lumba dapat merasa tertarik secara seksual terhadap manusia. Bahkan, pada tahun 1960-an terdapat skandal cinta terlarang antara manusia dan lumba-lumba. Ialah seorang saintis bernama Margaret Howa Lovat dan lumba-lumba eksperimen bernama Peter.
Berawal dari proyek penelitian NASA untuk mencoba mendidik lumba-lumba agar dapat berbicara bahasa Inggris menjadi sebuah skandal yang tidak selayaknya terjadi. Skandal ini bahkan dimuat di berita nasional dan mengakibatkan projek tersebut dibatalkan. Berita ini sangat menggemparkan pada saat itu.
Kesimpulan
Semua sikap lumba-lumba tersebut tidaklah lagi hanya sekedar untuk bertahan hidup, mereka melakukannya hanya untuk bersenang-senang dan memuaskan nafsu mereka.
Sebagai pecinta lumba-lumba, saya begitu terkejut saat mengetahui fakta-fakta mengenai lumba-lumba. Semua imajinasi masa kecil saya hancur sudah.
Namun demikian, kita tetaplah harus menjaga kelestarian lumba-lumba karena mereka adalah bagian dari ekosistem alam yang tidak boleh kita ganggu keberadaannya. Tulisan ini hanya untuk pengetahuan baru untuk kamu yang membacanya dariku pecinta lumba-lumba.
Apakah kamu memiliki kisah dengan lumba-lumba?
Penulis: Putri Syifa Amelia mahasiswi Penerbitan (Jurnalistik) Politeknik Negeri Jakarta







