Mas Ibbin (tengah) Didampingi Plh Sekda Kota Blitar Widodo SJ (kanan depan) bersama Plt. Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar dr. Bernard T.R. Sp.PK. Tinjau Rumah Sakit, Senin 2 Juni 2025. (Foto : ist)
Klikwarta.com, Kota Blitar - Di tengah isu lesunya pendapatan, kurang memuaskannya pelayanan pasien hingga lemahnya tata kelola manajemen yang tengah dihadapi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, membuat Walikota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibbin turun tangan untuk membenahi beberapa persoalan rumah sakit.
Mas Ibbin diketahui tengah serius membenahi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, dengan memulai langkahnya menunjuk Plt Direktur hingga akan ngantor di rumah sakit.
Hal ini terkonfirmasi pasca Mas Ibbin mengumumkan penunjukkan Plt Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, dr. Bernard Theodore Ratulangi, Sp.PK, dengan tegas menyampaikan apa yang akan dilakukan untuk membenahi kondisiRSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.
"Secepatnya akan kita lakukan pembenahan internal, manajemen, pelayanan dan pegawai," ujar Mas Ibbin, Selasa (10/6/2025).
Mas Ibbin menjelaskan sebelum dan setelah dilantik sudah mempelajari kondisi RSUD Mardi Waluyo ini, termasuk pendapat dan harapan masyarakat.
"Tapi tidak lama setelah pelantikan direkturnya pensiun, jadi sekarang ditentukan Plt yang diharapkan bisa melakukan pembenahan, penyegaran dan penataan ulang. Karena sudah BLUD, kan setengahnya juga berbisnis," jelasnya.
Melihat itu Mas Ibbin menengarai dengan adanya Plt Direktur RSUD Mardi Waluyo akan dilakukan perombakan besar-besaran juga efisiensi. Baik dari sisi keuangan, maupun sumber daya manusianya.
"Setelah pembenahan manajeman, pelayanan, dan fasilitas. Akan dilakukan strategi untuk membuat RSUD Mardi Waluyo ini semakin baik, hingga bisa menjadi rujukan di sekitar Blitar," tandasnya.
Lebih detail Mas Ibbin menyebutkan beberapa langkah perbaikan yang akan dilakukan, yakni restrukturisasi, SOP yang ketat dan bagus serta reward and punishment, dan sarana prasarana.
"Target saya RSUD Mardi Waluyo menjadi rujukan untuk sekitar Blitar, dengan tagline Ingat Sakit Ingat Mardi Waluyo," paparnya.
Ditambahkannya, target pembenahan RSUD Mardi Waluyo tidak lama, sekitar 2 bulan. Selama proses pembenahan, Mas Ibbin mengaku akan melakukan pengawasan dan ngantor di RSUD Mardi Waluyo.
"Tidak setiap hari ngantor di sini (RSUD Mardi Waluyo), untuk mengawal, mempermudah koordinasi dan konsultasi dengan saya langsung," imbuhnya. (AAP)








