Dirwan Mahmud Divonis 6 Tahun Penjara, Istri dan Keponakan Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Sidang vonis Dirwan Mahmud, Hendrati dan Nursilawati di PN Tipikor Bengkulu
Sidang vonis Dirwan Mahmud, Hendrati dan Nursilawati di PN Tipikor Bengkulu

Klikwarta.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu memvonis Bupati Bengkulu Selatan nonaktif Dirwan Mahmud 6 tahun penjara. Sementara istri dan keponakan Dirwan Mahmud sama-sama divonis 4 tahun 6 bulan penjara.

Dalam sidang vonis yang digelar Kamis (24/1/2019), Ketua Majelis Hakim Selamet Suripto SH MH didampingi dua Hakim Anggota Gabriel Sialagan SH MH dan Rahmat SH MH memutuskan terdakwa Dirwan Mahmud dengan vonis hukuman 6 tahun penjara dan denda 300 juta subsider 4 bulan penjara dan pencabutan hak politik 3 tahun setelah selesai masa tahanan.

Dimana diketahui sebelumnya, pemberi suap fee proyek kepada Dirwan Mahmud, Jauhari alias Jukak sudah divonis Majelis Hakim PN Tipikor Bengkulu dengan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. 

Selain memvonis Dirwan Mahmud, Majelis Hakim juga memvonis Hendrati (istri Dirwan Mahmud) 4 tahun 6 bulan penjara dan denda 250 juta subsider 4 bulan penjara, serta Nursilawati (Keponakan Dirwan Mahmud) divonis 4 tahun 6 bulan penjara dan denda 200 juta subsider 4 bulan penjara.

"Terdakwa Dirwan Mahmud terbukti bersalah dan divonis hukuman penjara 6 tahun penjara denda 300 juta juta subsider 4 bulan penjara dan pencabutan hak politik 3 tahun," tegas Majelis Hakim saat sidang vonis berlangsung.

Vonis hukuman Dirwan Mahmud tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut agar divonis 7 tahun penjara dan denda 300 juta subsider 6 bulan penjara dan pencabutan hak politiknya 3 tahun. (LJ)

Related News