Bupati Rijanto (dua dari kanan) menyerahkan pusaka kepada pemeran tokoh Sri Kresna
Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olagraga (Disparbudpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelar Festival Kresnayana.
Suguhan citarasa nusantara itu digelar di Amphitheater Penataran, kecamatan Nglegok, kabupaten Blitar, Sabtu (14/03/2020) malam.
Bupati Blitar Rijanto didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Blitar, perwakilan Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Muspika Kecamatan Nglegok, bersama Kepala Disbudpar Pemprov Jatim Sinarta hadiri hiburan warga itu.
Dikatakan Bupati Rijanto, Festival Kresnayana ini digelar sebagai hiburan rakyat, sekaligus menyampaikan pesan moral kepemimpinan dari cerita tokoh pewayangan Sri Kresna dan upaya Pemkab Blitar mengembangkan edukasi wisata (eduwisata) kabupaten Blitar untuk memantik para wisatawan mancanegara maupun dalam negeri ke kabupaten Blitar.
Menurutnya, ada hal positif yang bisa dipetik dari karakter tokoh Sri Kresna untuk dilakukan di kehidupan sehari-hari. Hal itu, kata dia, bisa dilihat dari kegigihan seorang Kresna yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi meski cara Sri Kresna untuk itu kurang tepat.
Kemudian, lanjut dia, sifat kedisiplinan kepemimpinan Sri Kresna yang sudah tampak sejak belia hingga berkembang mengantarkannya menjadi seorang politikus ulung di masanya, kiranya bisa dicontoh generasi penerus bangsa yang ingin menjadi seorang pemimpin.
"Festival Kresnayana ini mengangkat tokoh pewayangan Sri Kresna. Dimana perjalanan hidupnya mulai masa kecilnya itu sudah nampak kedisiplinan kepemimpinannya. Terus pada masa remaja pernah jadi perampok begal, hasil rampokannya bukan untuk dirinya tapi untuk orang kurang mampu. Kemudian dia juga tokoh politikus dimana aktor utama perang Baratayudha itu ya Sri Kresna ini," terang Bupati Rijanto.
Ia juga mengapresiasi serta menyambut baik animo masyarakat yang besar untuk menyaksikan Festival Kresnayana. Kedepan, rencananya Festival Kresnayana itu akan digelar setiap bulan.
Itu dilakukan, dalam rangka menguatkan nilai kepariwisataan kabupaten Blitar. Bupati Rijanto mengaku rencana pementasan Festival Kresnayana setiap bulan itu juga berdasarkan usulan dari Disbudpar Pemprov Jawa Timur.
"Lalu ditanyakan gimana nanti respon masyarakat kalau ditayangkan setiap bulan, saya jawab responnya akan bagus dengan melihat animo masyarakat yang cukup tinggi. Justru ini nanti kita dari Baparda saya ajak untuk mempromosikan sendra tari Kresnayana," urainya.
Lebih lanjut ia mengatakan, ceritera dalam Festival Kresnayana ini diambil dari relief candi Penataran.
"Kalau di Jawa Tengah ada candi Prambanan dengan Ramayananya, kabupaten Blitar punya candi Penataran yang relif-relifnya salah satunya ada Kresnayana," pungkasnya.
Festival Kresnayana ini akan digelar sebanyak tiga kali. Pentas perdana pada hari ini dengan tema Wiji Dadi, kemudian dipentaskan lagi tanggal 6 Juni dan 22 Agustus 2020 dengan tema yang berbeda-beda.
(Faisal/Kmf)








