Bakal calon wakil wali kota Surabaya dari PDIP Armuji
Klikwarta.com, Surabaya - Bakal calon wakil wali kota Surabaya dari PDIP, Armuji tak terlalu memikirkan rekomendasi. Ia lebih memilih fokus memperhatikan keluhan warga daripada memikirkan rekom partai yang bakal keluar pada Juli besok.
"Biarlah urusan rekom tersebut menjadi ranah DPP PDIP. Makom saya bersama warga saja. Memperhatikan keluhan warga Surabaya," kata Armuji.
Persoalan warga Surabaya, terutama di tengah pandemi covid-19 menjadi perhatiannya untuk dicarikan solusi. Apalagi saat ini adalah masa transisi menjelang tata kehidupan baru atau new normal life. Mengingat perekonomian warga yang sempat berhenti mulai berjalan kembali.
"Masa transisi ini menuntut semua pihak harus mengedepankan kedisiplinan mengikuti pedoman protokoler kesehatan. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," tegasnya.
Mantan Ketua Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) ini tak menampik bahwa Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim telah bekerja keras untuk mengatasi pandemi covid-19. Salah satunya adalah mengajak dan menyadarkan masyarakat agar menerapkan kehidupan sesuai protokoler kesehatan. Mulai wajib Bermasker, cuci tangan memakai sabun atau pakai Hand sanitizer, dan menjaga jarak.
Anggota Komisi A DPRD Jatim itu mengaku kantor pemerintah dan pusat keramaian diwajibkan mengarahkan masyarakat dan pengunjung mengikuti protokoler kesehatan. Untuk memastikan kebenaran penerapan protokol kesehatan, Armuji melakukan sidak saat pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Kebon Rojo (Kanto Pos pusat Surabaya).
Dalam pembagian BSR itu terlihat antrean memanjang tanpa jarak, tidak tersedia kran air cuci tangan. "Warga harus diajak berdisiplin. Tidak seenaknya. Tapi kantor Pemerintah juga memberi contoh dan fasilifas memadai," kata pria yang akrab dipanggil Cak Ji itu.
Masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga menjadi perhatian Cak Ji. Dia tidak ingin hak masyarakat mendapat layanan pendidikan terabaikan.
Salah satu peraih suara terbanyak dalam Pileg tersebut dalam waktu minggu ini Armuji akan melanjutkan menemui warga untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan warga Surabaya. Masalah pandemi adalah masalah kemanusiaan yang harus menjadi prioritas.
(Pewarta : Supra)








