Kegiatan Orientasi Tim Pembina UKS di Provinsi Bengkulu, Selasa (11/04) di Hotel Madeline Bengkulu.
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas secara dini diperlukan suatu program yang memiliki daya ungkit sangat besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya anak usia sekolah. Dalam hal ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu terus mendorong setiap sekolah yang ada di Bengkulu, mulai dari tingkat TK hingga SMA sederajat untuk berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
"Ini merupakan upaya untuk menyehatan anak didik kita, UKS sangat penting untuk memberikan pengetahuan terhadap anak didik terkait kesehatan untuk dirinya sendiri, lingkungan dan masyarakat," ujar Kepala Dinas Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni dalam kegiatan Orientasi Tim Pembina UKS di Provinsi Bengkulu, Selasa (11/04) kemarin, di Hotel Madeline Bengkulu.
Dia mengatakan UKS merupakan wadah lintas sektor yang strategis untuk memecahkan masalah-masalah kesehatan. Pelaksanaan UKS perlu didukung dengan sumber daya yang mencukupi baik sumberdaya manusia maupun pembiayaan yang berasal dari semua sektor. Jadi, menurutnya, sangat penting sinergisitas unsur lintas sektor, unsur dari pengelola program UKS Kabupaten/Kota, Kepala sekolah dan Kepala Upt Puskesmas.
"Saat ini sudah ada 8 kabaupaten yang memiliki sekertariat TP UKS, yaitu Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Benteng, Muko-Muko, Kepahiang dan Kota. Sedangkan sekolah dasar yang telah melaksanakan UKS 658 sekolah atau 51,33% dari 1.218 sekolah yang ada di Provinsi Bengkulu. Artinya, masih 58% yang belum melaksanakan program UKS," ungkapnya.
Lanjutnya, pada tahun 2017 juga akan dikembangkan 13 model Sekolah Dasar dan Madrasah sehat yang akan dilaksanakan pembinaan oleh kabupaten/Kota.
"Ini semua membutuhkan dukungan peran serta dari semua pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, mulai dari perencanaan, implementasi dan evaluasi," tandasnya. (AF)








