Pergelaran wayang kulit virtual dengan lakon Bimo Suci oleh dalang kondang Ki Warseno Slenk dalam rangka Dies Natalis UNS Surakarta ke-45.
Klikwarta.com, Solo - Rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ke-45 diselenggarakan secara virtual dengan acara Diskusi Publik dan Pergelaran Wayang Kulit Virtual yang menampilkan lakon Bimo Suci oleh dalang kondang Ki Warseno Slenk, di Bangsal Seni Krangan, Makamhaji, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/03/2021) malam.
Pelaksanaan acara tersebut bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia. dengan mengusung tema "Melalui Media Pertunjukan Rakyat Wayang Kulit Dalam Rangka Sosialisasi Nilai - Nilai Pancasila".
Selain kegiatan seremonial, rangkaian acara peringatan Dies Natalis UNS Surakarta ke-45 itu juga menampilkan sejumlah kegiatan seperti pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ilmiah, olahraga seni dan budaya.
Djoko Suhardjanto, selaku Ketua Panitia Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ke-45 mengatakan, berdasarkan visinya UNS juga turut mengusung budaya bangsa sebagai upaya pembangunan karakter masyarakat secara nasional.
"Kegiatan ini merupakan manivestasi dari visi tersebut. Sehingga pergelaran wayang kulit ini kita selenggarakan atas dukungan Kementerian Kominfo, dengan lakon Bimo Suci, itu ide dasarnya. Harapan kita dengan menggelar pergelaran wayang kulit ini bisa membentuk watak atau character building masyarakat secara nasional," jelasnya.
Pendidikan nasional, lanjut Djoko Suhardjanto, sangatlah penting. Adapun pergelaran lakon wayang kulit Bimo Suci ini dipandang selaras dengan tujuan pembentukan karakter mahasiswa dalam rangka pencarian jati diri masyarakat.
"Karena di dalam lakon Bimo Suci ini sebenarnya mengandung pelajaran dalam hal perjalanan pencarian jati diri. Dan itu cocok dengan dunia pendidikan. Seperti halnya kita dalam menggodog mahasiswa yang sebetulnya juga dalam rangka untuk menemukan jati diri, dan itu berbasic kebangsaan. Kalau bisa bukan hanya untuk internal UNS tapi juga untuk masyarakat semua, sehingga tujuan pendidikan karakter tadi dapat tercapai," tandas Djoko Suhardjanto.
Sementara itu, Wiryanta selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Kominfo Republik Indonesia menambahkan, bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bentuk aktualisasi pengamalan dan pelaksanaan nilai - nilai Pancasila secara imperaktif.
"Kita mengenal UNS sebagai kampus merdeka dan juga sebagi kampus Benteng Pancasila. Dan kami dari Kementerian Kominfo sebagai bagian dari pemerintah, bersama - sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pembinaan Pancasila mengaktualisasikan sila yang terkandung dalam Pancasila secara imperaktif, bagaimana kita mengangkat nilai - nilai yang sebetulnya sudah dijalankan oleh sebagian besar elemen masyarakat," terangnya.
Wiryanta pun mengatakan, kepatuhan seluruh elemen masyarakat terhadap imbauan pemerintah dengan melaksanakan 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan di masa pandemi Covid-19 ini juga merupakan cerminan dari pelaksanaan nilai - nilai Pancasila.
"Kita patut berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dimana kepatuhan tersebut juga merupakan cermin dari pelaksanaan nilai - nilai Pancasila. Di era pandemi ini tentunya kita juga mengalami banyak kesulitan, tetapi kita tidak boleh patah semangat.
disampaikan Wiryanta, sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo, di era destruktif seperti sekarang ini, masyarakat diharapkan dapat lebih berinovasi guna mencari solusi, salah satunya yaitu melalui kemandirian dan berdikari sebagaimana juga sesuai dengan pelaksanakan nilai - nilai Pancasila.
"Kita harus menciptakan ekonomi yang mandiri, berdikari dalam rangka menjalani kehidupan saat ini. Seperti halnya membangkitkan UMKM dan sebagainya. Contoh - contoh yang sedemikian ini menjadi penting dan itu perlu kita aplikasikan dan kita kabarkan ke seluruh masyarakat, termasuk guna menyongsong era peralihan dari analog ke sistem digital, itu pesan dari Menteri Kominfo untuk menyongsong era baru pada tahun 2022 nanti," pungkasnya.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








