Kemacetan di Jalur Pantura Rembang-Pati, Kasatlantas: Sudah Mulai Berjalan Namun Ada Antrean

Kamis, 24/03/2022 - 16:48
Kendaraan bermotor dari arah Rembang menuju Pati terjebak kemacetan di jalur Pantura Rembang-Pati.

Kendaraan bermotor dari arah Rembang menuju Pati terjebak kemacetan di jalur Pantura Rembang-Pati.

Klikwarta.com, Rembang - Kemacetan yang terjadi di jalur Pantai Utara Kabupaten Rembang-Pati Jawa Tengah akibat perbaikan jalan di Desa Lengkong, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah masih berlangsung hingga Kamis (24/3/2022) pagi ini. Antrean kendaraan terpantau masih mengular dari arah Surabaya menuju Semarang.

Pantauan di lapangan, sejak pukul 04.00 WIB kemacetan terjadi mulai dari batas kota Rembang di kecamatan Kaliori sampai alun-alun kota Rembang.

Pengguna jalan asal Surabaya, Eko Nurfandi mengaku terjebak macet di jalan Pantura Rembang kota sejak pukul 04.30 WIB pagi tadi. Ia terpaksa harus menunggu sampai kemacetan terurai lantaran tak bisa melewati jalur alternatif.

"Sudah dari menjelang subuh tadi kena macet di Rembang. Ini mau arah Semarang dari Surabaya kirim barang. Biasanya 7 sampai 8 jam sampai lokasi, ini kena macet parah bisa sampe 15 jam sampai Semarang," ujar Eko Nurafandi, Kamis (24/3/2022).

s

"Ini nunggu sampai bisa jalan lagi, terpaksa tidak bisa putar balik melewati jalur alternatif karena bawa kendaraan berukuran panjang ini," tambahnya.

Diketahui kemacetan terjadi di jalur Pantura dari arah Rembang ke Pati, Jawa Tengah, mulai kemarin. Kemacetan di jalur ini sudah terjadi selama seminggu terakhir. 

Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Indra Jaya S, menjelaskan situasi pada siang kemarin kemacetan dari timur terjadi hingga Tugu Adipura Rembang, sedangkan di barat, titik kemacetan mencapai Jembatan Juwana, Pati.

Pengendara dari Semarang menuju Surabaya diimbau mencari jalur-jalur alternatif, yakni melewati jalur selatan. Kemudian pengendara dari arah Rembang diarahkan ke jalur alternatif yakni Landoh-Sumber-Jakenan-Pati kota.

"Saat ini sudah mulai berjalan.Tapi masih ada antrean," ujar Indra Jaya saat dihubungi wartawan, Kamis (24/3/2022) siang.

(Pewarta: Fajar)

Tags

Berita Terkait