Kendalikan Inflasi, Mendagri Imbau Setiap Daerah Pantau Kenaikan Harga Pangan

Senin, 30/01/2023 - 23:19
Rapat koordinasi penanganan inflasi diikuti secara virtual di Ruang VIP Balai Kota Padang Panjang.

Rapat koordinasi penanganan inflasi diikuti secara virtual di Ruang VIP Balai Kota Padang Panjang.

Klikwarta.com, Padang Panjang - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian meminta  setiap daerah untuk mencermati adanya kecenderungan kenaikan harga beras dan beberapa komoditas pangan kebutuhan masyarakat lainnya agar angka inflasi dapat dikendalikan. 

"Perkuat koordinasi dan sinergi TPIP dan TPID, TPID Provinsi dan TPID Kabupaten/Kota. Jalin kerjasama antar daerah terkait surplus defisit komoditas pangan strategis," pinta Tito, dalam Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (30/1/2023). 

P

Sampai minggu keempat, beras menjadi komoditas yang menyumbang kenaikan harga di 177 kabupaten/kota dan berpotensi menjadi pemberi andil inflasi pada Januari. Selain itu cabai merah dan cabai rawit juga mengalami kenaikan harga selama bulan Januari ini.

Mendagri Tito mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia berada di angka 5,72 persen di kuartal III, dengan angka inflasi relatif terjaga dengan menyentuh angka 5,51 persen.

Sementara itu, Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Putra Dewangga mengatakan, kondisi harga pangan di Kota Padang Panjang dalam seminggu terakhir relatif stabil.

"Komoditi beras relatif stabil. Sedangkan
cabai merah pada minggu ketiga diharga Rp46.000, minggu keempat naik menjadi Rp57.875. Kenaikan cabai merah yang tidak terlalu tinggi, salah satunya disebabkan adanya produksi cabai lokal sebagai dampak program Gerakan Tanam Cabai di Kota Padang Panjang khususnya dan Sumatra Barat umumnya," kata Putra Dewangga. 

Ia menambahkan, untuk bawang merah dari sebelumnya Rp34.500 naik menjadi Rp37.000.

"Yang perlu jadi perhatian adalah komoditi daging ayam broiler yang dua minggu berturut-turut mengalami penurunan dari Rp31.750/ekor pada minggu kedua menjadi Rp31.250/ekor pada minggu ketiga dan turun lagi menjadi Rp30.500 pada minggu keempat Januari 2023," imbuhnya seraya mengatakan komoditi ayam broiler sebagian besar dipasok dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Padang Pariaman. 

Dari Padang Panjang, rakor ini diikuti secara virtual di Ruang VIP Balai Kota oleh Sekdako, Sonny Budaya Putra, Kabag Ops Polres, AKP. P. Simamora, Kasdim 0307 Tanah Datar, Mayor Inf.Rifeni, Kasi Datun Kejaksaan Negeri, Robert Rasmi, M.H serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ***

Kontributor: Warman

Berita Terkait