Kunjungan Wisatawan Domestik di Bintan Kembali Menggeliat
Klikwarta.com, Bintan - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Wan Rudi, Alhamdulillah beberapa hari ini semenjak dari hari Kamis ,Jum'at , Sabtu dan Minggu kunjungan wisatawan Domestik mulai berkunjung ke Bintan.
Seperti halnya kunjungan wisatawan domestik dari kota Batam kemaren ada 3 Bus yang ingin berlibur ke kawasan wisata lagoi.jelas Rudi.
Terkait kunjungan wisatawan manca negara dari Singapore Blm menurut kepala dinas hingga kini belom namun , masih dalam pembicaraan dengan kedubes Ri di singapura dengan pihak singapura.
Berikut data kondisi di lagoi kemarin
Jumlah okupaksi belum dapat tapi sudah mulai bagus hampir dari 60 -70 % Namun ada beberapa hotel yang 80-90 % seperti contah Anmon
Adapun Hotel yang beroperasi antara lain :
A. Hotel beroperasi :
1. Nirwana Gardens
2. The Banyan Tree
3. Angsana Resorts
4. Cassia Bintan
5. Ria Bintan Lodge
6. Natra Bintan
7. Anmon Resorts
8. Holiday Villa
9. Kamuella Villas
10. The Sanchaya
B. Hotel belom beroperasi :
1. ClubMed
2. Movenpick Hotel
3. Bintan Service Apartment
4. Doulos Phos
5. Grand Lagoi
6. Bintan Lagoon Golf & Villa
C. Hotel Tahap Pembangunan :
1. Four Points by Sheraton
2. Hotel Indigo
3. Holiday Inn
4. Alilla Villas Bintan
5. The Haven
6. Chiva-Som Bintan
7. D'Prima Budget Hotel
"Tamu Lokal dari batam dan tanjung pinang merupakan pasar utama
Bintan, pasar utama, Group wisatwan domestik batam sdh mulai masuk lagoi Itu yang ditrikora akhir minggu di kelong kelong laut pada fulll semua madu tiga dll juga akhir minggu full semua luar biasa juga kelong laut", jelas Kadispar.
Kadishub Prov Kepri Melanjutkan arahan Gubernur, Junaidi juga menegaskan jika dibukanya kunjungan wisman untuk Kepri, karena Kepri dinilai sudah layak untuk ini. Didukung dengan data dan fakta di lapangan, seperti capaian vaksinasi yang sudah mencapai 87 persen, menurunnya BOR, kasus terkonfirmasi positif harian dan sebagainya.
“Kalau belum layak tentu Pemerintah pusat tidak mengizinkan 19 negara ini masuk ke Kepri. Capaian vaksinasi 87 persen itu sudah cukup tinggi, sisanya yang belum vaksin karena memang ada yang tidak bisa di vaksin karena sakit dan sebagainya,” pungkasnya.
(Pewarta : Surya)








