Solo Keroncong Festival 2024 di Pamedan Pura Mangkunegaran Sukses Pukau Ribuan Penonton 

Minggu, 21/07/2024 - 18:53
Penampilan Keroncongisasi featuring Sruti Respati dalam Solo Keroncong Festival (SKF) 2024, di Pamedan Pura Mangkunegaran, Kota Solo pada Sabtu (20/7/2024)

Penampilan Keroncongisasi featuring Sruti Respati dalam Solo Keroncong Festival (SKF) 2024, di Pamedan Pura Mangkunegaran, Kota Solo pada Sabtu (20/7/2024)

Klikwarta.com, Karanganyar - Hari kedua perhelatan Solo Keroncong Festival (SKF) 2024, kembali membawa suasana gembira dan antusias penonton yang hadir memadati Pamedan Pura Mangkunegaran, Kota Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (20/7).

Pertunjukan spektakuler yang mengusung tema "Becik Ketitik Keroncong Ketara" ini, menghadirkan berbagai pertunjukan musik keroncong yang memukau dari para maestro, musisi, dan seniman ternama Tanah Air.

Acara diawali dengan opening ceremony penyerahan piagam kepada para bintang tamu dan grup peserta, dilanjutkan dengan penampilan Tari Gregah Rajamala yang memukau, disusul dengan kolaborasi memukau antara SMK N 8 Surakarta bersama penyanyi kondang Peni Candrarini dengan lagu Wedang Katjang, serta fashion show Belle Ame by Dinna Owastera.

Para penonton juga memadati area supporting stage untuk menikmati alunan musik keroncong yang dibawakan Keroncong SMA N 3 Yogyakarta, Jagad Keroncong Nusantara, Keroncong Omkara. Begitu pula dengan area Keplek Ilat, dan berbagai penampilan di area Activity.

Penampilan istimewa dari sejumlah bintang tamu memanjakan para penonton. Olah Gubang dari Kutai Kartanegara membawa nuansa budaya Kalimantan, lewat dua lagu berjudul Ulap Doyo dan Bejepenan yang dilantunkan Nova Abelia.

OK Gambir Merdeka dari DKI Jakarta memukau dengan suara merdu tiga penyanyinya, Andri, Berlin dan Yanti yang menyuguhkan beberapa tembang berjudul Supra Baru, Kemayoran, Ingat Masa Depan, dan Tawangmangu.

Penampilan istimewa sang legenda musik keroncong, Waldjinah feat Clavinova Devy dengan Langgam Kota Solo dan Semusim menjadi momen tak terlupakan yang turut mewarnai SKF 2024. Penyerahan penghargaan Awarding Pengabdian Keroncong kepada Waldjinah menjadi momen spesial untuk mengapresiasi para tokoh yang telah berjasa dalam melestarikan musik keroncong.

Berikutnya, Nobat Kota Singa dari Singapura dengan tiga penyanyinya, Rudi Salim, Altrez dan Endang Rahayu tampil membawakan lagu Cendrawasih, Bujeng, Di Tanjung Katong, dan Singapura Di Waktu Malam.

Keroncongisasi feat Sruti Respati bersama Mlenuk Voice, Panji Sakti dan Indro Hardjodikoro, tampil memukau dengan sederet lagu berjudul Opening Farandole, Jangkrik Genggong, Bengawan Solo, Tanpa Aku, Jiwaku Sekuntum Bunga Kamboja, Kepada Noor.

"Terimakasih sudah berkenan datang ke Solo. Tentunya dari berbagai daerah, ada dari Kutai Kartanegara, Jogja, Jakarta, dan banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Namun, yang perlu kita ingat adalah kita ini masih satu ibu, Indonesia," tutur Sruti Respati di hadapan ribuan penonton, sebelum melantunkan tembang Satu Ibu.

Pada kesempatan yang sama, Panji Sakti mengatakan, Solo Keroncong Festival 2024 sukses membawa musik keroncong lebih dekat dengan semua kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

"Keroncong adalah genre musik yang jenius, karena saya penikmat musik keroncong sejak bapak saya. Saya besar dengan langgam-langgam dan tentunya musik keroncong. Senang sekali bisa di Solo Keroncong Festival. Saya tidak terlalu percaya diri dan terus berlatih setiap hari tapi allhamdullillah teman-teman Keroncongisasi memberi energi yang lebih untuk saya percaya diri, karena yang mengundang saya mbak Sruti Respati yang kita tahu semua elaktibilitas beliau pada musik keroncong. Luar biasa malam ini” kata Panji.

OK Puspa Jelita pimpinan Lilik Shaggydog bersama Heruwa giliran tampil membawakan Medley Lagu Daerah seperti Si Batu Manikam, Si Jali Jali, Padang Bulan, Rek Ayo Rek, Ampar Ampar Pisang, Yamko Rambe Yamko, dan Sayidan.

Menginjak penghujung acara, Keroncong Side Of X dari Trenggalek tampil dengan  lagu Bintang Sura, Keroncong Gita Romantika, dan Payung Fantasi yang dinyanyikan Yudilah Anwar dan Tania Astaria. Bambang Herry and Friends dengan musik instrumental dan tembang Piece Of Dream oleh Ayu Diah Savitri mengakhiri seluruh penampilan pengisi acara.

Rangkaian SKF 2024 ditutup dengan pantun oleh Ketua Tim Event Jawa Tengah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Joko Sudarbowo, dan penyerahan alat musik ukulele oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aryo Windyandoko kepada GRAj Sura. 

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait