Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, memberi sambutan pada acara Demo Day Infinity Hackathon 2025 berlangsung di Satoo Garden, Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (18/11/2025)
Klikwarta.com, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Teknologi Digital Baru dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Demo Day Infinity Hackathon 2025. Program ini menjadi wadah bagi para inovator, developer, dan talenta terbaik bangsa untuk berkreasi tanpa batas dan membangun fondasi masa depan keuangan digital Indonesia yang lebih aman, maju, dan terpercaya.
“Kementerian Ekraf ingin melalui Infinity Hackathon 2025 dapat menghadirkan solusi nyata yang memperluas peluang ekonomi kreatif digital di Indonesia. Demo Day bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih jauh sehingga blockchain mampu membuka model monetisasi baru seperti tokenisasi aset kreatif dan sistem rantai pasok kreatif yang transparan. Kementerian Ekraf dan OJK tentu berkomitmen untuk mengakselerasi lanjutan dan mendorong adopsi dari karya-karya terbaik yang terpilih,” ujar Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf Muhammad Neil El Himam pada Selasa, 18 November 2025.
Sebelum Demo Day, Infinity Hackathon 2025 diluncurkan pada 8 Oktober 2025, dilanjutkan roadshow di empat kota dimulai dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung. Kegiatan itu menarik minat 757 pendaftar, kemudian 121 peserta di antaranya mengajukan proposal dan mengikuti rangkaian mentoring dan workshop. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, akhirnya terpilih 10 finalis untuk mempresentasikan inovasinya pada Demo Day.
Demo Day Infinity Hackathon 2025 berlangsung di Satoo Garden, Shangri-La Hotel dengan dukungan dari Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan BlockDevId. Dengan tema ‘Akselerasi Ekonomi Kreatif Melalui Inovasi Digital dan Desentralisasi’, Infinity Hackathon 2025 menjadi bagian dari transformasi digital ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan Indonesia.
Data BPS menyebut kontribusi PDB ekraf lebih dari Rp 1.500 triliun pada tahun 2024 dan menyerap 27,4 juta tenaga kerja per semester 1 tahun 2025. Teknologi blockchain menjadi salah satu yang mendorong kepercayaan digital fundamental bagi pertumbuhan ekraf tersebut.
“Blockchain menawarkan peluang baru. Teknologi ini memungkinkan pencatatan kepemilikan digital yang aman dan tidak dapat diubah verifikasi hak cipta otomatis, serta smart contract yang mempermudah distribusi royalti. Untuk itu, Infinity Hackathon 2025 menghadirkan 5 subtema seperti Digital Rights and Authentication, Transparent Creative Supply Chain, DeFi for Creative Economy, NFT-powered Creativity, dan GameFi,” ungkap Deputi Neil.
Sedangkan Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Djoko Kurnijanto, menambahkan bahwa kegiatan Infinity Hackathon 2025 tidak sekadar menciptakan proyek-proyek digital finansial inovatif, tetapi juga menjadi bagian dari evolusi keuangan digital yang terus didukung OJK.
“Ketika kreativitas dikombinasikan dengan teknologi, Web3, dan blockchain, maka yang terjadi ialah suatu hal yang baru yaitu the new engine of global. Melalui tangan terampil talenta-talenta muda di sini, kita harapkan bisa muncul suatu terobosan frugal innovation, mendekatkan akses teknologi untuk mempermudah sesuatu yang sebelumnya sulit. Terima kasih atas kolaborasi bersama Kementerian Ekraf untuk mewujudkan Infinity Hackathon 2025,” tambah Djoko Kurnijanto.
Kesepuluh finalis telah mempresentasikan proyek inovatif di hadapan dewan juri yang terdiri dari Professor Telkom University Andry Alamsyah, Guru Besar Binus University Meyliana, Founder BlockDevID William Sutanto, termasuk perwakilan Kementerian Ekraf Deputi Muhammad Neil El Himam, dan perwakilan OJK Djoko Kurnijanto. Adapun lima kriteria penilaian di antaranya 20 persen dampak dan skalabilitas, 25 persen kematangan produk dan fungsionalitas, 20 persen strategi bisnis dan go to market, 25 persen presentasi dan storytelling, serta 10 persen kolaborasi dan kesiapan tim.
Turut hadir dalam Demo Day Infinity Hackathon 2025 yaitu Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekraf Dandy Yudha Feryawan, Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK Ludy Arlianto, dan segenap perwakilan mitra maupun ekosistem digital partner. (*)








