Bupati Jember Minta KORMI Gelar Event Berdampak Ekonomi dan Prestasi, Bukan Sekadar Seremonial

Selasa, 28/07/2026 - 10:00
Foto bersama dalam pelantikan pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (27/7/2026).

Foto bersama dalam pelantikan pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (27/7/2026).

Klikwarta.com, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya mendukung kegiatan olahraga masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (27/7/2026).

Dalam sambutannya, Fawait mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus KORMI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program dan kegiatan yang tidak hanya meningkatkan prestasi olahraga rekreasi, tetapi juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jember kini menerapkan kebijakan berbasis data dalam menentukan dukungan anggaran terhadap setiap kegiatan. Karena itu, di tengah keterbatasan ruang fiskal, pemerintah lebih memprioritaskan event yang memiliki efek berganda (multiplier effect) dibanding kegiatan yang hanya bersifat seremonial.

"Kalau sebuah kegiatan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan prestasi, serta memberikan manfaat luas, tentu akan kami dukung," tegasnya.

Fawait mencontohkan dukungan pemerintah terhadap Jember Fashion Carnaval (JFC) yang dinilai berhasil memberikan dampak ekonomi signifikan. 

Berdasarkan kajian yang dimiliki pemerintah, perputaran ekonomi selama penyelenggaraan JFC mencapai lebih dari Rp100 miliar, jauh lebih besar dibanding dukungan anggaran yang diberikan.

Ia berharap KORMI juga mampu menyelenggarakan event olahraga rekreasi yang menarik banyak peserta maupun pengunjung sehingga mampu menghidupkan sektor usaha masyarakat, mulai dari UMKM hingga pelaku ekonomi informal.

Selain itu, Fawait menegaskan bahwa seluruh kebijakan pembangunan daerah diarahkan untuk menekan angka kemiskinan di Jember yang masih menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Timur. Menurutnya, kemiskinan menjadi akar dari berbagai persoalan sosial sehingga seluruh program pemerintah harus memiliki dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang mengentaskan kemiskinan, Pemkab Jember juga terus memperluas program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan berprestasi. Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 20 ribu penerima selama lima tahun masa kepemimpinannya.

"Investasi terbaik untuk memutus rantai kemiskinan adalah pendidikan. Karena itu kami ingin semakin banyak anak-anak Jember mendapatkan kesempatan kuliah melalui program beasiswa," ujarnya.

Menutup sambutannya, Fawait mengajak KORMI menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera melalui olahraga rekreasi yang mampu memberi manfaat sosial maupun ekonomi bagi Kabupaten Jember.

Pewarta: Maria

Berita Terkait