Lampaui Target, Capaian Sensus Ekonomi Karanganyar Tahun 2026 Tembus 82,5 Persen

Kamis, 06/08/2026 - 18:50
FGD Sensus Ekonomi 2026 BPS Karanganyar bersama Komisi X DPR RI, di gedung pertemuan Hotel Permata Sari, Kamis (6/8/2026)

FGD Sensus Ekonomi 2026 BPS Karanganyar bersama Komisi X DPR RI, di gedung pertemuan Hotel Permata Sari, Kamis (6/8/2026)

Klikwarta.com, Karanganyar - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun 2026 (SE 2026) di gedung pertemuan Hotel Permata Sari, Karanganyar, pada Kamis hingga Jumat (6–7/8/2026). 

Forum ini menghadirkan Anggota Komisi X DPR RI, Juliyatmono, dan Ketua Sekretariat SE 2026 Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, Yusuf Isnandar, tim BPS Pusat, serta jajaran pegawai terkait guna mengevaluasi capaian lapangan sekaligus memacu motivasi petugas sensus.

Kepala BPS Kabupaten Karanganyar, Lin Purwati, mengungkapkan bahwa progres pendaftaran Sensus Ekonomi 2026 sejak Mei hingga Agustus menunjukkan tren positif. Merujuk sistem FASIH SE 2026, pendataan telah menjangkau 341.229 responden atau 82,55 persen dari total prelist SLS Usaha & Keluarga sebanyak 413.359. Capaian ini melampaui target progres yang ditetapkan sebesar 67,60 persen.

"BPS mengapresiasi kerja keras petugas pencatat di lapangan dan optimistis seluruh proses pendataan rampung tuntas serta akurat pada akhir Agustus 2026," ujar Lin.

Mantan Bupati Karanganyar yang kini duduk di Komisi X DPR RI, Juliyatmono, memberi pembekalan mental dan spiritual kepada para petugas. Ia menekankan pentingnya kesabaran dan integritas saat menghadapi dinamika masyarakat di lapangan.

“Kalau sudah bersedia menjadi petugas Sensus Ekonomi 2026, konsekuensinya tidak boleh mengeluh. Sabar, karena secara ilmu ketuhanan, panjenengan ini ditunjuk oleh Gusti Allah. Takdirmu diberi ilmu baru menjadi petugas sensus,” kata Juliyatmono.

Juliyatmono meluruskan kekeliruan persepsi publik yang kerap mengaitkan pendataan sensus dengan pajak. Ia menegaskan Sensus Ekonomi murni bertujuan menghasilkan basis data valid untuk perumusan kebijakan pembangunan nasional dan penanganan kemiskinan.

“Data BPS itu sangat menentukan dan dipakai oleh semua lembaga negara, tidak bisa dibantah. Data itulah yang dipakai sebagai sumber mengambil keputusan. Kontribusimu sangat penting untuk negara,” tegasnya.

BPS Karanganyar menjamin kerahasiaan data seluruh responden sesuai UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Hasil pemetaan struktur ekonomi 10 tahunan ini bakal menjadi pijakan strategis bagi arah pembangunan Karanganyar dan nasional.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait