Nasib Buyung Tuna Netra Singkil Bertahun Hidup Dirumah Reot

Minggu, 06/03/2022 - 02:31
Sarifuddin Chaniago (45) alias Buyung saat didalam rumahnya yang terlihat memprihatinkan.

Sarifuddin Chaniago (45) alias Buyung saat didalam rumahnya yang terlihat memprihatinkan.

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Seorang lelaki paruh baya terlihat termenung  berada di dalam sebuah rumah reyot dengan kondisi sangat memprihatinkan yang sudah tidak layak huni yang terletak persis ditengah Ibukota Kabupaten Aceh Singkil, yakni Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil.

Rasanya sangatlah ironis, bila dilihat dengan memegang sebuah tiang rumah yang sudah mulai rapuh, pria tuna netra itu berdiri diantara lantai rumah kayu yang sudah banyak ambruk ketanah.

"Mau bagaimana lagi, mau tidak mau ia bersama istri dan empat orang buah hati mereka yang masih kecil-kecil  terpaksa harus mampu bertahan hidup yang sudah bertahun-tahun menempati rumahnya dengan kondisi nyaris ambruk itu", ucap Sarifuddin Chaniago (45) yang kerap disapa warga Buyung merupakan seorang tuna netra asal Singkil kepada wartawan, Sabtu, (4/3/2022).

Memang bila dilihat dengan kondisi rumah seorang tuna netra yang berada dikawasan Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil itu, rasanya terlihat jauh dari kesan layak huni. Apalagi Buyung yang memiliki empat orang anak masih kecil ditambah lagi dengan ia tidak bisa melihat.

Karena sebagian besar lantai rumah yang terbuat dari kayu itu sudah banyak yang ambruk  dan sejumlah tiang penyangganya pun sudah terlihat mulai rapuh.

Ditambah lagi, kalau hujan sebagian besar atap rumah juga sudah banyak yang bocor. Sehingga saya bersama keluarga harus mencari tempat sisi rumah yang masih bisa digunakan untuk berteduh beristirahat.

"Mau bagaimana lagi, adanya seperti ini ya saya terima saja. Apalagi kondisi saya buta", kata Buyung dengan nada sedih saat ditemui di rumahnya, 

Dikatakan, jangankan untuk membangun atau memperbaiki rumah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja rasa sangat sulit. Apalagi dimasa pandemi covid-19 ini.

Tragisnya lagi, dari informasinya dalam beberapa tahun belakangan ini pemerintah ada mengucurkan bantuan pembangunan rumah layak huni atau rehap rumah di Kawasan itu. Namun sayangnya, bantuan tersebut tidak  menyentuh terhadap mereka.

Padahal ia sangat berharap, agar adanya perhatian dari pemerintah membantu membangun atau memperbaiki rumah nya yang nyaris ambruk itu, ujarnya.

Untuk diharapkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil  dapat membuka mata hatinya melihat serta menyalurkan bantuannya tepat pada sasarannya kepada warga yang betul -betul kurang mampu dan sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah. 

Dengan begitu Buyung berharap, agar pemerintah ataupun pihak terkait lainnya dapat sekira memperhatikan, dan memberikan bantuan perbaikan rumah ataupun membangun kembali tempat tinggalnya setidaknya menjadi layak huni sebagai mana dengan program pemerintah. Lantaran kondisi rumahnya kian hari kian memprihatinkan, ungkapnya penuh harap.

Apalagi informasi sebelumnya, pemerintah ada program rehap rumah. Bahkan di wilayah kami sudah ada beberapa warga yang rumahnya lebih layak dari Buyung justru mendapatkan bantuan," pungkasnya. 

(Pewarta: Supriadi)

Berita Terkait