Pj Wali Kota Payakumbuh, Rida Ananda saat mendampingi TSR Pemprov Sumbar mengunjungi Masjid Hidayah, Kelurahan Padang Tinggi Piliang.
Klikwarta.com, Payakumbuh - Penjabat Wali Kota Payakumbuh mendampingi Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) yang melaksanakan kunjungan ke Masjid Hidayah, Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu (1/4/2023). Rombongan dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Supardi.
Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh, Rida Ananda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kedatangan TSR Pemprov Sumbar ke Kota Payakumbuh, bersilaturrahim langsung dengan masyarakat dan memberikan dukungan atas pembangunan rumah ibadah di Kota Randang.
"Kami berterimakasih, sinergi ini akan terus kita tingkatkan untuk mendukung tumbuh kembangnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Rida memaparkan kondisi Kota Payakumbuh saat ini, dimana tingkat pengangguran dan kemiskinannya masih tinggi di angka sekitar 5 persen, dan untuk kemiskinan ekstrem hanya tinggal 222 keluarga saja, meski nomor dua terendah di Sumbar, tapi ini perlu dientaskan hingga tuntas.
"Untuk menyelesaikan persoalan ini, kami fokus kepada tugas yang diberikan Presiden RI Joko Widodo, yakni program pengendalian inflasi, pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem," tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Supardi menyampaikan Masjid Hidayah ini sangat indah dan bersih, tak ada sampah berserakan, pemandangannya bagus, WC nya bersih. Masjid ini merupakan nikmat besar yang diberikan Allah SWT.
"Tinggal, bagaimana kita mengisi masjid, meramaikannya untuk membina umat dan generasi muda. Pemprov Sumbar sudah berkomitmen bersama Pemko/Pemkab untuk memberdayakan elemen masyarakat dari tingkat bawah," katanya.
Supardi menjelaskan, melirik Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumbar di triwulan IV, pertumbuhan ekonomi Sumbar berada di nomor delapan dari 10 provinsi di Pulau Sumatera, dengan angka 4,15 persen.
"Orang minang sejak dulu bisa bertahan dari krisis pangan karena kita diajarkan berswasembada, tapi tidak untuk krisis ekonomi. Makanya diharapkan masjid dapat menjadi sentral kegiatan untuk meningkatkan mentalitas masyarakat untuk menyongsong itu," ungkapnya.
Ia sebut, bagi generasi di masa sekarang ini, mereka memasuki zaman z yang merupakan akhir zaman dengan kehidupan yang bergantung kepada teknologi.
"Mencari uang sudah mudah, anak-anak muda Sumbar banyak yang meraup rupiah dari menjadi konten kreator," terang Supardi.
Sementara itu, Pengurus Masjid, Zainal Arifin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh yang telah berupaya menjuluk bantuan dana hibah dari Pemprov Sumbar untuk membantu pembangunan Masjid Hidayah.
"Alhamdulillah kami sangat bersyukur Bagian Kesra Pemko bisa membawa proposal kami ke provinsi. Apalagi ditambah dengan CSR dari Bank Nagari bisa buat membeli tikar baru buat kenyamanan beribadah," ucap Zainal Arifin.
Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura, DPRD Mesrawati, serta pejabat daerah kota dan provinsi sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah pembangunan masjid sebesar Rp50 juta dan CSR dari Bank Nagari sebesar Rp10 juta. (*)
Kontributor: Warman








