Pasca Satu Warganya Terkena Covid-19, Ini Penjelasan Bupati Blitar Dalam Konpers

Senin, 23/03/2020 - 15:23
Bupati Rijanto saat konferensi pers
Bupati Rijanto saat konferensi pers

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Satu warga kabupaten Blitar dinyatakan terinveksi Covid-19. Kabar ini muncul setelah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengkonfirmasinya, kemarin Minggu (22/06/2020). Menerima kenyataan ini, Bupati Blitar Rijanto seketika menggelar konferensi pers (konpers), Senin (23/03/2020).

Didampingi jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), Bupati Rijanto menyampaikan sejumlah penjelasan perihal kebijakan yang diambil sebagai tindak lanjut adanya seorang warga kabupaten Blitar yang terpapar corona virus desease 19 (Covid-19).

"Saat ini di kabupaten Blitar sudah ada warga masyarakat yang positif Covid-19. Sesuai prosedur pelaporan, daerah hanya bertugas untuk memantau dan mengawasi warga masyarakat dan merupakan tugas gugus tugas baik orang dalam pemantauan (ODP), maupun pasien dalam pengawasan (PDP) selalu kita pantau," kata Bupati Rijanto dalam konpers di Sasana Adi Praja.

Ia juga menyampaikan, jika terdapat pasien dalam pengawasan (PDP), yang berhak untuk mengekspose adalah pemerintah pusat dan provinsi. Ekspose peristiwa itu, lanjut dia, hanya dilakukan secara berjenjang mulai pemerintah pusat, provinsi dan dilanjutkan ke kabupaten/kota.

"Tugas gugus tugas kabupaten selanjutnya adalah mengadakan pemantauan dan pengawasan (tracing) terhadap kontak erat agar melaksanakan karantina mandiri," ulasnya.

Ia menegaskan, mengajak seluruh masyarakat kabupaten bersama pemerintah kompak memerangi Covid-19 melalui beberapa hal, seperti sosialisasi secara terus menerus kepada masyarakat terkait virus corona melalui perilaku hidup bersih dan sehat serta gerakan masyarakat untuk hidup sehat.

Kemudian melakukan pembatasan atau jarak dengan kerumunan orang berjumlah banyak (social distancing), meningkatkan kewaspadaan dini dengan surveilans epidemiologi bagi orang dalam resiko (ODR). Lalu juga pelaksanaan pekerjaan dari rumah (work from home).

"Saya juga mengimbau untuk menutup sementara tempat-tempat hiburan, wisata, gedung pertunjukan, lapangan olahraga, fitness centre, sanggar senam dan tempat berkumpul orang banyak. Kemudian penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas publik terus kita lakukan. Tentunya kesiapan fasilitas kesehatan di seluruh wilayah kabupaten Blitar," pungkasnya. 

Diketahui, warga kabupaten Blitar yang positif Covid-19 ini adalah warga kecamatan Nglegok kabupaten Blitar. Namun, kesehariannya, satu warga ini tinggal di Bogor, Jawa Barat. Awalnya, ia pulang dari Bogor tiba di Blitar kemarin, Jumat (20/03/2020) pukul 07.30 WIB dan langsung menuju rumah orang tuanya di wilayah kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun klikwarta.com, satu warga ini mengalami sakit saat di Bogor sejak tanggal 11 Maret 2020. Saat di Blitar, yang bersangkutan sempat memeriksakan diri di RS Syuhada Haji dan RSI Aminah. Namun, untuk penanganan lebih intensif, ia dirujuk ke RSUD Kabupaten Kediri. Disana, setelah diperiksa, ia dinyatakan positif Covid-19. 

(Faisal/Kmf/Adv)

Related News

Loading...

pers

loading...