Dam Parit Desa Baturaja Kol, Kecamatan Hulu Palik, Bengkulu Utara
Klikwarta.com, Bengkulu Utara - Dalam mewujudkan ketersediaan pangan dan pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan khususnya tanaman pangan (padi) perlu adanya dukungan prasarana dan sarana pertanian yang memadai.
Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara sangat konsen untuk memenuhi ketersediaan sarana dan sarana pertanian baik melalui anggaran APBD maupun yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus.
Salah satu bukti konkrit yakni pada tahun 2018 ini telah dibangun Dam Parit untuk menaikkan permukaan air menuju petak-petak sawah yang dilaksanakan secara swakelola padat karya oleh pelaksana swakelola, dalam hal ini kelompok tani/Gapoktan/P3a sebagaimana ketentuan Perpres dan Permentan tentang pengelolaan dana DAK 2018.
Dengan pola swakelola padat karya disamping pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana kelompok tani dalam usaha tani padi, juga mampu menyerap tenaga kerja dalam hal ini anggota kelompok tani pelaksana swakelola itu sendiri. Kemudian pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan nilai tukar petani.
Pantauan media ini, salah satu lokasi pelaksanaan swakelola padat karya pada TA 2018 ini berada di kelompok tani Muji Luhur Desa Baturaja Kol Kecamatan Hulu Palik.
"Dengan adanya pembangunan ini, kami kelompok tani sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah. Sebab, selama ini setiap awal musim tanam, kami selalu melakukan gotong royong memperbaiki dam parit dengan menumpukkan kayu-kayu dan daun kelapa, namun sekarang dengan adanya bangunan dam parit ini kami merasa lega dan ketersediaan air menjadi cukup dan InsyaAllah kami dapat melakukan penanaman padi 2 kali dalam 1 tahun", tutur ketua Kelompok Tani Muji Luhur, Karsito, Jumat (23/11).
(Suradi)








