Program Pembangunan Aceh Singkil Diharap Tidak Sepotong-Sepotong

Kamis, 10/10/2019 - 00:41
Jajaran SKPK Aceh Singkil dan Pihak Provinsi Aceh menggelar Perumusan Rancangan rencana aksi nasional percepatan pembangunan daerah tertinggal (RAN-PPDT) Provinsi Aceh 2021 diaula Bapeda Setempat
Jajaran SKPK Aceh Singkil dan Pihak Provinsi Aceh menggelar Perumusan Rancangan rencana aksi nasional percepatan pembangunan daerah tertinggal (RAN-PPDT) Provinsi Aceh 2021 diaula Bapeda Setempat

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Dengan memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, Pemerintah diharap dalam membuat program pembangunan Kabupaten Aceh Singkil tidak sepotong-sepotong.

"Seperti untuk peningkatan ekonomi yang memiliki mata rantai sangat luas maka perlu skala prioritas yang kuat pula", ucap salah seorang tokoh masyarakat Aceh Singkil, H.Ismail, dalam Perumusan Rancangan rencana aksi nasional percepatan pembangunan daerah tertinggal (RAN-PPDT) Provinsi Aceh 2021, yang dilaksanakan diaula Bapeda Setempat, Rabu, 09/10/2019.

"Begitu juga dalam membuat perencanaan pihak terkait dapat terlebih dahulu berkordinasi memadukan tenaga akamedisi dengan praktisi warga setempat yang lebih mengetahui situasi kondisi wilayah.Sehingga rancangan program yang dibuat tidak sepotong-sepotong dan hanya diatas meja saja", sambungnya.

Untuk itu, dalam membuat rancangan harus fokus pada suatu program yang benar-benar matang dan terukur sejak awalnya.Sehingga program kegiatan yang dibuat dapat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat untuk pengembangan pembangunan  Aceh Singkil kedepan yang tidak sia-sia.

Sebelumnya, Plt.Kadis PUPR Aceh Singkil, Erwin mengatakan, untuk membuka aksesibilitas daerah setempat saat ini terfokus terhadap akses lintas dengan konsep membangun infrastruktur.
Karena saat ini akses lintas menuju Kabupaten Aceh Singkil hanya melalui jalan darat dan laut. 

"Dengan begitu diharap, agar pembangunan jalan tembus jembatan Singkil-Kuala Baru yang saat ini sudah memasuki pengerjaan lantai jembatan itu dapat cepat selesai dan rampung. Sehingga akses jalan lintas daerah setempat dapat lancar dan pembangunan di Kecamatan Kuala Baru dapat dipercepat", harapnya. 

Disamping itu, Plt.Kadis PUPR juga menyampaikan sejumlah program proritas  pembangunan jembatan lainnya dalam Kabupaten Aceh Singkil seperti, pembangunan jembatan Kayu Menang- Kuala Baru sebagai akses penghubung antar desa setempat.

Begitu juga Erwin menjelaskan sejumlah ruas jalan yang ditangani Provinsi dan Kabupaten yang ada di Aceh Singkil.
Selain itu Erwin juga memaparkan program pembangunan untuk penanggulangan banjir dan erosi pantai. 

Dalam kegiatan yang dibuka Kepala Bapeda Aceh Singkil, Ahmad Rivai, turut dihadiri Kadis PUPR Aceh, Akademis Unsyiah, beserta rombongan, Ketua DPRK sementara Aceh Singkil, Hasanuddin Aritonang, anggota Dewan Ramli Boga, Taufik, dan Para Kepala SKPK, LSM, Tokoh Masyarakat setempat, serta undangan lainnya. (ESi)

a

TMMD

 

Related News