Tekan Angka Gizi Buruk Sampai Titik Nol, Kemenkes Minta Dinkes Serius Lakukan Upaya Pencegahan 

Kamis, 23/03/2017 - 23:40
Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Dr. Kuwat Sri Hudoyo saat menghadiri acara Rakontek program kesehatan tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2017, di Hotel Madeline, Kamis (23/03/2017).

Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Dr. Kuwat Sri Hudoyo saat menghadiri acara Rakontek program kesehatan tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2017, di Hotel Madeline, Kamis (23/03/2017).

Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Meski perkembangan kasus gizi buruk di Bengkulu berada di bawah rata-rata nasional, namun untuk menjadikan Bengkulu benar-benar bebas dari kasus gizi buruk, tidaklah mudah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Dr. Kuwat Sri Hudoyo mengatakan untuk menjadikan Bengkulu benar-benar bebas dari kasus gizi buruk, sangat diperlukan sebuah kejujuran daerah dalam menyampaikan ke publik, terhadap keberadaan sesungguhnya dari kasus gizi buruk yang terjadi dalam wilayahnya masing-masing.

Dia mengungkapkan saat ini Kemnkes RI sudah menargetkan kasus gizi buruk untuk bisa diminimalisir setiap tahunnya, bahkan disetiap daerah. Sehingga untuk kedepan, masalah gizi buruk tidak ada lagi dijumpai dimasyarakat.

"Saya harapkan melalui rapat koordinasi teknis (rakontek) program kesehatan ini dapat dijadikan forum yang sangat strategis untuk menyiasatai dan membuat keputusan dalam mengatasi kasus gizi buruk di Bengkulu, sehingga Bengkulu dapat benar-benar bebas dari kasus gizi buruk," ujarnya saat menghadiri acara Rakontek program kesehatan tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2017, di Hotel Madeline, Kamis (23/03/2017).

Disampaikan Kuwat Sri Hudoyono, dalam upaya penanganan masalah kesehatan masyarakat, terutama di Provinsi Bengkulu, pihak pemerintah melalui dinas teknis harus lebih meningkatkan upaya pencegahan ketimbang mengobati setelah sakit. Artinya, penekanan dalam menurunkan tingkat kunjungan masyarakat berobat adalah hal yang harus bersama-sama diwujudkan.

"Kita minta dinas teknis di Bengkulu untuk serius fokus melakukan upaya pencegahan terhadap masyarakat agar bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Sehingga, tingkat kunjungan masyarakat yang berobat akan terus mengalami penurunan. Dengan begitu, akan menandakan hasil, bahwasannya program kesehatan telah berjalan dengan baik dan maksimal," pungkasnya. (AJ)

Tags

Berita Terkait