Jelang Ramadhan Ditengah Covid-19, Bupati Rijanto Perketat Sterilisasi Wilayah dengan Check Point

Sabtu, 11/04/2020 - 15:18
Bupati Blitar Rijanto (pakai rompi oranye) didampingi sejumlah jajarannya saat telekonferensi. (foto : crew Klikwarta.com)

Bupati Blitar Rijanto (pakai rompi oranye) didampingi sejumlah jajarannya saat telekonferensi. (foto : crew Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Menjelang bulan Ramadhan disaat masih berlangsungnya pandemi corona virus desease 2019 (Covid-19), Bupati Blitar Rijanto segera memperketat masing-masing wilayah dengan sistem Check Point.

Bupati Rijanto meminta tenaga medis di kecamatan, desa dan/atau kelurahan, Camat, Kepala Desa dan/atau Lurah, tokoh masyarakat hingga ketua RT dan RW untuk menjaga lingkungan masing-masing dari potensi wabah Covid-19 atau virus Corona, salah satu upayanya via Check Point.

"Perkembangan upaya untuk memutus Covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga tingkat desa.Laju percepatan Covid-19 bisa ditekan dengan baik. Kepada tenaga medis, kecamatan, muspika, kepala desa hingga tokoh masyarakat, RT RW agar penanganan memutus mata rantai Covid-19 bisa segera kita tuntaskan," jelas dia, saat telekonferensi di ruang Command Center, Sabtu (11/04/2020), bersama Camat, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa/Lurah, perihal evaluasi bersama penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah.

Check Point mesti dilakukan, menurutnya saat ini memang menjadi waktu yang tepat untuk itu. Lantaran, volume pemudik yang memasuki kabupaten Blitar sudah terpantau padat lewat batas-batas wilayah perbatasan kabupaten Blitar dengan daerah yang lain.

Selain dengan metode Check Point, sambung dia, antisipasi penyebaran pandemi Covid-19 melalui protokol kesehatan oleh tenaga medis maupun dari tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga harus semakin diintensifkan.

Untuk itu, Bupati Rijanto mendorong para Camat, menyajikan data numerik atau angka untuk meng-update jumlah kasus penyebaran Covid-19 di kabupaten Blitar kepada masyarakat.

"Pemantauan karantina mandiri untuk ditingkatkan dengan protokol kesehatan dari tenaga medis atau puskesmas. Semua Camat laporannya dikonkretkan untuk angka-angka.Posko supaya ada di tingkat desa atau kelurahan, dan sosialisasi juga supaya ditingkatkan," tandasnya.

(Faisal/Kmf)

Berita Terkait