Ketua Tim 7 Jokowi Center Kabupaten Blitar Hariz Ajie Ferdiansyah (Foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Lapisan relawan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka semakin menjamur dan siap tempur memenangkan pasangan capres-cawapres ini di pemilihan presiden dan wakil presiden 14 Februari 2024.
Seperti di Kabupaten Blitar. Relawan Tim 7 Jokowi Center Kabupaten Blitar menyatakan siap memenangkan Prabowo-Gibran pada pilpres 2024. Posko Relawan Tim 7 Jokowi Center praktis telah terbangun dan siap beroperasi mulai Kamis (30/9/2023).
Ketua Tim 7 Jokowi Center Hariz Ajie Ferdiansyah mengungkapkan, salah satu tujuan dibangunnya posko Tim 7 Jokowi Center Kabupaten Blitar ini untuk menguatkan kerjasama di antara elemen-elemen relawan Prabowo-Gibran.
"Tim ini juga untuk memfasilitasi koordinasi dari berbagai relawan Pak Prabowo. Kemudian Kabupaten Blitar ini yang notabene dulu basis suara Pak Jokowi banyak, sehingga keberadaan posko ini diharapkan jadi rumah aspirasi suara warga Kabupaten Blitar untuk Pak Prabowo dan bisa menang mutlak," jelas Hariz.
Dia juga optimis Prabowo-Gibran bisa menang satu putaran pada pemilihan presiden dan wakil presiden 2024. Optimisme ini ia kuatkan setelah melihat tersedianya berbagai relawan, simpatisan dan berbagai macam bentuk pendukung Prabowo-Gibran solid berjuang hingga tuntas untuk menuju sukses.
"Dengan optimisme ini kita yakin bisa menang satu putaran," kata pria yang juga suami calon anggota DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Gerindra Dapil 4 Heni Retna Wizi Suci ini.
Hariz turut meyakinkan dengan adanya Tim 7 Jokowi Center Kabupaten Blitar ini tidak akan membuat tugas dan fungsi elemen pemenangan Prabowo-Gibran yang lain tumpang tindih. Sebaliknya, kekuatan mesin pemenangan Prabowo-Gibran akan semakin kuat dan kokoh.
"Karena basisnya ini kan relawan tentu tidak (tumpang tindih tugas pokok fungsi) dengan yang lain. Kita juga optimis Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa mencapai prosentase kemenangan tidak jauh beda dengan Pak Jokowi dulu, ya mendekati 70 persen," tukasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








