Bupati Blitar Drs Rijanto
Klikwarta.com, Blitar - Bupati Blitar Rijanto merespon sikap IGPIN (Ikatan Guru Pejuang Inpassing Nusantara) Kabupaten Blitar yang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar membantu peningkatan kesejahteraan supaya lebih baik di tahun 2020.
"Silakan saja menyampaikan aspirasinya kepada kami. Dia meminta tambahan kesejahteraan kepada daerah (Pemkab Blitar). Sepanjang regulasinya ada, tentu daerah akan menyesuaikan. Bagaimanapun, mereka (guru di IGPIN Kabupaten Blitar) kenyataan di lapangan membantu pendidikan," tutur Rijanto saat dihubungi awak media di kantornya, Kamis (26/12/2019).
Persoalannya, sambung Rijanto, guru-guru yang tergabung dalam IGPIN Kabupaten Blitar ini mengajar di sekolah swasta kabupaten Blitar di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
Oleh karena itu, Rijanto menegaskan pihaknya tidak bisa memberikan kebijakan sesuai permintaan IGPIN Kabupaten Blitar secara tiba-tiba, sebab jika itu dilaksanakan, dipastikan timbul permasalahan.
"Tentunya kami tidak bisa mengadministrasi mereka. Sebab mereka mengajar di swasta di bawah kewenangan Kementerian Agama. Tetapi kita mempunyai data tersendiri untuk GTT dan PTT di lingkungan Kementerian Pendidikan. Ini kan sekolah swasta naungan kementerian agama. Jadi ada disana," tandasnya.
Rijanto berharap, semua unsur pemangku kepentingan supaya mengedepankan kesolidan dan komunikasi yang baik. IGPIN Kabupaten Blitar, kata dia, supaya tetap solid memperjuangkan apa yang menjadi haknya kepada pemerintah pusat maupun daerah.
"Kalau tidak solid ya bisa patah ditengah jalan. Komunikasi juga, kepada siapa komunikasi ke pusat, ya ke DPR RI. Kepada daerah, ya ke Bupati. Bupati punya staf, ada dinas pendidikan, bkpsdm dan bpkad. Kami semua terbuka dan melayani," tukasnya.
(Faisal)








