Bengkulu Siap Siaga Cegah Virus Corona

Senin, 27/01/2020 - 11:34
Gubernur Bengkulu Rohidin saat gelar konferensi pers

Gubernur Bengkulu Rohidin saat gelar konferensi pers

Klikwarta.com, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan untuk upaya menangkal virus corona masuk ke Bengkulu, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajarannya untuk melakukan tindakan awal, mulai dari pintu masuk bandara dan pelabuhan. 

Seperti dilansir Bengkulutoday.com, dalam hal ini, pihak Pemprov telah melakukan pemeriksaan ketat terhadap para penumpang pesawat yang datang maupun pergi di pintu masuk bandara. Begitupun juga di pelabuhan laut. 

"Jika ditemukan suspek dilakukan karantina, dengan membagikan HAC kepada penumpang yang tiba di bandara maupun pelabuhan", kata Rohidin Senin (27/01/2020).

Disamping itu juga disiapkan ambulance standar PIE dan APD dalam merujuk kasus ke Rumah Sakit, memberikan penyuluhan, koordinasi dengan LS di bandara dan pelabuhan

"Koordinasi upaya pencegahan dan penanggulangan melaui Bidang P2P yakni dengan menyebarkan Surat Edaran Gubernur tentang Novel Corona Virus. Adanya Tim Gerak Cepat Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Lalu siapkan Tim Penyelidikan Epidemiologi (Surveilans, ISP, Labkes) PIE," tambah gubernur.

Tersedianya alat dan bahan (Media Virus, Vaksin Carrier Biaya Pengiriman Specimen), Koordinasi penanganan dan penanggulangan kasus LP/LS, dan Notifikasi dan pelaporan ke tempat rehabilitasi.

Pemprov juga memberi kesiapan Fasyankes Bidang pelayanan kesehatan, SKD dan RSMY," sampai Rohidin.

"Adanya Surat Edaran Dirjen Yankes Kemkes dalam penanganan Penyakit Infeksi Emerging (PIE), Kita sediakan ruang isolasi (1 kamar) kapasitas 4TT. Adanya tim khusus terdiri dari spesialis Paru, Dokter Spesialis, Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Anak, Dokter Radiologi, Dokter Patologi Klinis, juga perawat terlatih Air Borne 3 orang, " ujar Rohidin.

Terakhir pada kesiapan ini disediakan pula perawat ruang isolasi sudah terlatih PPI, tenaga analisis, Farmasi sebanyak 8 orang, Tersedia Alat Pelindung Diri khusus sesuai standar.

"Intinya, masyarakat jangan panik, tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, segera cari pertolongan ke Rumah Sakit serta melakukan peningkatan gaya hidup sehat," sampai Rohidin. (*) 

Berita Terkait