Lebih Dari 1.000 Loker Diserbu Pencaker di Mini Job Market Fair Disnaker Blitar

Jumat, 06/03/2020 - 11:43
Wabup Blitar Marhaenis Urip Widodo saat menyampaikan sambutan

Wabup Blitar Marhaenis Urip Widodo saat menyampaikan sambutan

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Sekitar 1.500 lowongan kerja dari 30 perusahaan di acara Mini Job Market Fair tahun 2020 diburu pencaker (pencari kerja).

Kegaiatan yang mempertemukan antara pencaker dengan pemberi kerja ini diinisiasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang diadakan di Prasada Mart, Jumat (06/03/2020).

"Saya pertama terimakasih kepada kepala disnaker dengan jajaran stafnya mengadakan giat yang luar biasa ini. Pameran kerja ini sangat membantu mewujudkan visi misi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Semoga adik-adik kita yang belum mendapatkan kerja bisa memperoleh pekerjaan sesuai bakat dan minatnya," jelas Wakil Bupati (Wabup) Blitar Marhaenis Urip Widodo kepada awak media di sela-sela meninjau stand Mini Job Market Fair.

Diterangkannya, kegiatan pameran bursa kerja ini diselenggarakan selama satu hari, dimulai pukul 08.00 hingga selesai. Sektor formasi lowongan pekerjaan (loker) yang disediakan meliputi sektor keuangan, jasa konstruksi, hingga divisi pembangunan dan pengembangan perusahaan. 

Peserta pameran kerja, lanjut dia, diikuti oleh perusahaan di provinsi Jawa Timur. Penilaiannya, beberapa loker yang tersedia di mini job market fair cukup banyak diminati anak-anak muda yang baru lulus sekolah lanjutan tingkat atas. 

"Semoga upaya pemerintah ini bisa meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. 

Ditambahkan Kepala Disnaker Pemkab Blitar Haris Susianto, Kabupaten Blitar sebenarnya daerah berkarakter agraris. Tentunya potensi pertanian cukup bergeliat. Walau demikian, antusias para pencaker untuk menekuni pekerjaan pada bidang pertanian sangat kecil. 

Untuk itu, pihaknya memanfaatkan program antar kerja antar daerah (AKAD) dan antar kerja lokal (AKL) di lingkup kewirausahaan.

"Sehingga program ini diharapkan dapat memperluas informasi kesempatan kerja. Kalau akses mencari kerja mudah, pengangguran dapat ditekan. Pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan akan terwujud," tukasnya. 

(Faisal / Kmf / Adv)   

Berita Terkait